Data Desil Bansos Tidak Sesuai? Begini Cara Memperbaikinya

Data Desil Bansos Tidak Sesuai? Begini Cara Memperbaikinya

Myesha Fatina - detikJatim
Selasa, 06 Okt 2026 21:00 WIB
Ilustrasi cek desil bansos Kemensos.
Ilustrasi cek desil bansos Kemensos. Foto: Gemini AI
Surabaya -

Data bantuan sosial (bansos) menjadi salah satu acuan dalam menentukan masyarakat yang masuk dalam kelompok penerima bantuan. Namun, kondisi ekonomi sebuah keluarga dapat berubah sehingga data yang tercatat belum tentu selalu menggambarkan keadaan sebenarnya.

Masyarakat yang merasa data desil bansos tidak sesuai dengan kondisi ekonomi keluarga dapat mengajukan pembaruan data. Pengajuan bisa dilakukan secara online melalui aplikasi Cek Bansos maupun secara langsung melalui pemerintah daerah. Lantas, bagaimana cara mengajukan perbaikan data bansos?

Data Densil Bansos Bisa Diperbarui

Desil merupakan pengelompokan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Penilaian desil tidak hanya melihat penghasilan keluarga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada sejumlah variabel sosial ekonomi yang turut dipertimbangkan, seperti pekerjaan, pendidikan, kondisi rumah, daya listrik, hingga kepemilikan aset.

Data desil bersifat dinamis. Artinya, kategori desil dapat diperbarui apabila kondisi sosial ekonomi keluarga berubah atau data yang tercatat tidak menggambarkan keadaan sebenarnya.

ADVERTISEMENT

Menurut informasi pada laman resmi Cek Bansos Kemensos, masyarakat dapat mengajukan pembaruan melalui desa atau kelurahan dan dinas sosial. Pengajuan juga dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos dengan menyampaikan data sesuai kondisi sebenarnya. Setelah itu, desil akan dihitung ulang secara berkala.

Kenapa Data Bansos Bisa Tidak Sesuai?

Ada sejumlah kondisi yang dapat membuat data desil tidak lagi sesuai dengan keadaan keluarga saat ini. Beberapa di antaranya yaitu sebagai berikut.

  • Pekerjaan anggota keluarga berubah
  • Penghasilan keluarga berubah
  • Jumlah anggota keluarga berubah
  • Kondisi tempat tinggal mengalami perubahan
  • Kepemilikan aset berubah
  • Terdapat data kependudukan yang belum diperbarui

Penentuan desil tidak hanya berdasarkan penghasilan. Sistem juga mempertimbangkan sejumlah kondisi sosial ekonomi lainnya, termasuk pekerjaan, pendidikan, kondisi perumahan, daya listrik, dan kepemilikan aset.

Karena itu, masyarakat yang menemukan ketidaksesuaian data dapat mengajukan pembaruan agar informasi yang digunakan menggambarkan kondisi keluarga sebenarnya.

Cara Mengajukan Perbaikan Data Bansos Lewat HP

Masyarakat dapat mengajukan pembaruan data secara online melalui aplikasi Cek Bansos. Berikut tahapan yang dapat dilakukan untuk memperbaiki data bansos lewat HP.

  • Unduh dan buka aplikasi Cek Bansos di HP.
  • Lakukan registrasi atau login menggunakan data yang diperlukan.
  • Pilih menu Usul Sanggah atau fitur pembaruan data yang tersedia.
  • Pilih opsi untuk mengajukan pembaruan data.
  • Lengkapi informasi mengenai kondisi sosial ekonomi keluarga sesuai keadaan sebenarnya.
  • Isi informasi mengenai kondisi tempat tinggal, pekerjaan, penghasilan, dan data keluarga apabila diminta.
  • Sertakan dokumen atau bukti pendukung yang diperlukan.
  • Periksa kembali seluruh data yang telah diisi.
  • Kirim pengajuan.
  • Tunggu proses pemeriksaan dan verifikasi oleh pihak yang berwenang.

Perlu diperhatikan, mengajukan pembaruan data tidak berarti kategori desil akan langsung berubah. Data yang disampaikan tetap harus melalui proses pemeriksaan dan verifikasi terlebih dahulu.

Cara Mengubah Data Bansos Secara Offline

Selain melalui HP, masyarakat yang mengalami kendala menggunakan aplikasi dapat mengajukan pembaruan data secara langsung. Masyarakat dapat mendatangi kantor desa atau kelurahan maupun dinas sosial sesuai domisili.

Petugas kemudian dapat membantu proses pengajuan pembaruan data sesuai mekanisme yang berlaku. Dokumen yang sebaiknya disiapkan antara lain sebagai berikut.

  • KTP.
  • Kartu Keluarga (KK).
  • dokumen pendukung kondisi sosial ekonomi jika diperlukan.
  • bukti lain yang dapat memperkuat informasi yang ingin diperbarui.

Urutan Desil 1 hingga Desil 10

Secara sederhana, desil merupakan metode pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan yang dibagi menjadi 10 kelompok. Dalam DTSEN, keluarga dikelompokkan ke dalam 10 desil.

Masing-masing desil mencakup sekitar 10 persen keluarga di Indonesia. Semakin kecil angka desil, semakin rendah tingkat kesejahteraannya. Secara umum, urutannya adalah sebagai berikut.

  • Desil 1: 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
  • Desil 2: kelompok sangat rentan miskin.
  • Desil 3: kelompok rentan atau hampir miskin.
  • Desil 4: kelompok 40 persen terbawah.
  • Desil 5: kelompok menengah ke bawah.
  • Desil 6: kelompok menengah.
  • Desil 7: kelompok menengah ke atas
  • Desil 8: kelompok menengah ke atas.
  • Desil 9: kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif tinggi.
  • Desil 10: 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Laman resmi Cek Bansos menyebut desil 1-4 atau 40 persen terbawah dapat diusulkan sebagai penerima bantuan PKH dan Sembako, sedangkan desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK.

Namun, masuk dalam desil tertentu tidak otomatis membuat seseorang menerima bansos karena setiap program memiliki kriteria dan ketentuan kepesertaan masing-masing.



(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads