Puing-puing Kaca Berserakan Imbas Ledakan di Pakuwon City Surabaya

Puing-puing Kaca Berserakan Imbas Ledakan di Pakuwon City Surabaya

Eka Fitria Lusiana - detikJatim
Selasa, 06 Okt 2026 15:52 WIB
Puing-puing berserakan akibat ledakan di lokasi ledakan di San Antonio Shopping Street, Pakuwon City Surabaya, Jawa Timur, Selasa (6/10/2026). Ledakan yang diduga dari kebocoran gas elpiji di salah satu rumah makan di area tersebut mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka dan 41 unit bangunan di sekitarnya mengalami kerusakan. ANTARA FOTO/Didik Suhartono
Ledakan di San Antonio Shopping Street Pakuwon City Surabaya. (Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono)
Surabaya -

Pecahan kaca berserakan di sekitar Rumah Makan Nasi Tempong Sri Dewi, Pakuwon City, Surabaya, imbas ledakan yang diduga dari tabung gas 50 kilogram. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB.

Dari pantauan detikJatim, tim rescue terlihat masih melakukan pembersihan puing-puing pecahan kaca di lokasi. Sejumlah pemilik ruko juga tampak membantu membersihkan sisa-sisa bangunan yang terdampak ledakan.

Selain pecahan kaca, sebagian plafon ruko terlihat runtuh dan berserakan. Bangunan di sisi kanan dan kiri rumah makan tersebut juga tampak mengalami kerusakan cukup parah akibat ledakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya bangunan, sejumlah kendaraan mobil dan sepeda motor juga tampak rusak setelah tertimpa reruntuhan. Berdasarkan keterangan saksi mata, suara ledakan terdengar hingga ke seberang kompleks ruko.

Saat ini, tim penyidik masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi. Hingga berita ini ditayangkan, belum diketahui nilai kerugian akibat ledakan tersebut.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, ledakan hebat terjadi di RM Nasi Tempong Sri Dewi, kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya. Ledakan tersebut mengakibatkan puluhan bangunan dan kendaraan rusak serta lima orang mengalami luka.

BPBD Surabaya telah melakukan pendataan hingga Selasa (6/10/2026) siang. Kabid Darlog BPBD Surabaya Linda Novanti mengatakan total ada 58 bangunan yang terdampak ledakan.

"Ruko 42 unit, rumah hunian 16 unit, kendaraan 8 unit, korban luka 5 jiwa," kata Linda, Selasa (6/10/2026).

Dari 42 ruko, 10 di antaranya rusak ringan, 28 rusak sedang, dan 4 rusak berat. Lalu dari 16 rumah, 13 di antaranya rusak ringan, 2 rusak sedang, dan 1 rusak berat.

Lalu, untuk 8 kendaraan yang rusak, di antaranya 3 unit motor dan 5 unit mobil. Kemudian ada 5 korban luka.

"Keseluruhan korban luka berjumlah 5 jiwa sudah mendapat penanganan di RSUD Dr Soetomo," pungkasnya.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads