Keluhan Penumpang di Terminal Purabaya: Eskalator Mati-Toilet Kotor

Keluhan Penumpang di Terminal Purabaya: Eskalator Mati-Toilet Kotor

Muhammad Syihab Wafi - detikJatim
Sabtu, 03 Okt 2026 06:00 WIB
Kondisi Terminal Purabaya
Eskalator rusak di Terminal Purabaya/Foto: Fadly Muhammad Yusuf Aprinata/detikJatim
Sidoarjo -

Keluhan mengenai kondisi fasilitas di Terminal Purabaya atau yang biasa dikenal Terminal Bungurasih kembali muncul di media sosial. Terminal terbesar di Jawa Timur tersebut disorot karena kondisi yang dinilai tidak terawat.

Melalui unggahan di platform Threads pada Minggu (28/9/2026), seorang pengguna dengan akun @aliffikri28 mempertanyakan jalur pengaduan resmi terkait buruknya fasilitas publik di Terminal Purabaya.

Dalam unggahannya, ia menyebut eskalator di Terminal Purabaya telah lama rusak dan tidak diperbaiki. Kondisi toilet juga dikeluhkan karena sebagian besar tidak berfungsi dan kotor, hanya satu toilet di ujung yang masih bisa digunakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Toilet yang bener cuma bagian Indomaret. Selebihnya kotor, kumuh, tidak terawat," tulisnya.

ADVERTISEMENT

Selain itu, ia juga menyinggung soal calo yang membuat penumpang tidak nyaman. Keluhan tersebut langsung mendapat respons dari warganet. Beberapa membandingkan kondisi Terminal Purabaya dengan Terminal Patria Kota Blitar yang dinilai lebih bersih dan tertata.

"Aku orang Blitar kak. Jujur terminal kami lebih bersih dan bagus. Meskipun kecil tapi benar-benar mikirin detail banget. Kamar mandi bersih, ruang tunggu sangat nyaman," tulis akun @octaviapangestu.

Sementara itu, Kepala Terminal Purabaya, Verie Sugiharto menjelaskan, fasilitas seperti eskalator dan toilet terminal Purabaya dalam tahap perbaikan. Ia menyebut telah menindaklanjuti laporan terkait kerusakan eskalator dan toilet tersebut.

"Untuk eskalator kita secara rutin anggarkan dengan pihak pabrikan untuk perbaikan berkala, tetapi karena tingginya intensitas penumpang akhirnya sempat mengalami kendala, yang sebelah timur saat ini sudah bisa digunakan," kata Verie.

Menurutnya, ketika terjadi kerusakan, para penumpang dapat mengakses jalan setapak yang berada di sebelah eskalator. Ia juga menyebut bahwa perbaikan eskalator sendiri akan berlangsung selama tiga hari ke depan.

Selain itu, permasalahan toilet juga mendapatkan respon dari Kepala terminal tersebut. Ia menjelaskan bahwa fasilitas toilet di Terminal Purabaya sebagian besar masih dalam tahap perbaikan.

"Toilet lantai satu sebelah timur sudah bisa digunakan tetapi untuk lantai dua memang ada kendala lantai yang mengalami kebocoran, kita masih proses perbaikan dengan menambahkan waterproof, kemungkinan prosesnya satu minggu lebih" ujarnya.

Ia menambahkan, gangguan pompa air dari tandon lantai satu ke lantai dua juga menjadi penyebab toilet tidak difungsikan.

"Karena intensitas penumpang yang pergi ke toilet sangat banyak, kadang kita tutup sementara dulu untuk menunggu air tandon penuh, baru kita buka lagi," ungkap Verie.

Ia juga mengatakan, penumpang juga bisa memakai toilet berbayar yang berada di depan ruang tunggu untuk sementara waktu.

Dengan banyaknya perbaikan yang tengah dilakukan, Verie memberikan solusi untuk lansia, ibu hamil dan penyandang disabilitas ketika berada di Terminal Purabaya untuk menghubungi petugas di pusat informasi. Ia menyebut petugas akan memberikan pelayanan berbeda.

"Untuk teman-teman disabilitas, ibu hamil, dan lansia bisa meminta bantuan ke pusat informasi. Nanti akan kita arahkan ke pintu VIP, lalu kita antarkan sampai ke shelter keberangkatan Bus," katanya.

Ia juga menambahkan, penumpang yang ingin menyampaikan keluhan atau pengaduan terkait Terminal Purabaya dapat langsung mendatangi semua petugas berseragam resmi yang berada di sekitar terminal. Selain itu, penumpang juga dapat mengakses layanan pengaduan online melalui halaman resmi instagram @terminalpurabaya_ dan Whatsapp Chat Center Purabaya dengan nomor 0852-8000-1072.



(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads