Buruh Demo di Kantor Gubernur Jatim Ancam Bikin Aksi Lebih Besar

Buruh Demo di Kantor Gubernur Jatim Ancam Bikin Aksi Lebih Besar

Andina Winanda - detikJatim
Kamis, 01 Okt 2026 15:39 WIB
Buruh demo di depan Kantor Gubernur Jatim ancam bikin aksi yang lebih besar lagi.
Buruh demo di depan Kantor Gubernur Jatim ancam bikin aksi yang lebih besar lagi. (Foto: Andina Winanda/detikJatim)
Surabaya -

Rombongan massa buruh FSPMI Jawa Timur tiba di depan Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Surabaya pada Kamis (1/10/2026) siang sekitar pukul 13.00 WIB. Mereka berunjuk rasa di luar gerbang utama dijaga 397 personel pengamanan gabungan yang berada di dalam area gerbang gedung.

Ketua DPW FSPMI Jawa Timur, Jazuli menegaskan bahwa aksi serentak nasional ini digelar untuk mengawal tenggat waktu yang ditetapkan Mahkamah Konstitusi (MK) kepada Presiden dan DPR RI terkait penyelesaian Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan.

Kepada wartawan di lokasi aksi, Jazuli menegaskan pihaknya tak segan mengerahkan gelombang massa rakyat yang lebih besar jika DPR dan Pemerintah mengabaikan tenggat tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hari ini kita akan berjuang sekuat-kuatnya dan akan menarik semua penduduk dan rakyat untuk turun ke jalan membenarkan undang-undang yang dicatat penjahat-penjahat dan oligarki di kekuasaan," ujar Jazuli kepada wartawan di depan Kantor Gubernur Jatim, Kamis (1/10/2026).

Jazuli mengingatkan, penyelesaian regulasi ketenagakerjaan pascaputusan MK merupakan pertaruhan perlindungan hak-hak pekerja di Indonesia.

ADVERTISEMENT

"Mengingat kalau sampai dalam jangka waktu yang diberikan oleh Mahkamah tidak segera dilakukan penyelesaian, maka kami akan melakukan aksi besar-besaran," tegasnya.

Pantauan di lokasi, kawat duri (razor wire) terpasang rapat di sepanjang pintu gerbang utama Kantor Gubernur Jatim. Sekitar pukul 14.00 WIB, perwakilan pimpinan serikat pekerja akhirnya diterima masuk ke dalam gedung untuk menggelar audiensi bersama jajaran Pemprov Jatim.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads