Ratusan sopir truk yang tergabung dalam Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) mulai bergerak menuju Surabaya untuk menggelar aksi unjuk rasa pada Rabu (30/9/2026). Imbasnya, arus lalu lintas di sekitar Bundaran Waru macet hingga dari arah Waru Sidoarjo.
Pantauan detikJatim di Bundaran Waru, sejumlah sopir truk memarkir kendaraan di tengah jalan. Para sopir kemudian turun dari kendaraan dan melanjutkan aksi dengan berjalan kaki atau long march.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka tampak mengibarkan bendera Merah Putih berukuran sangat panjang hingga puluhan meter saat berjalan bersama. Puluhan personel kepolisian juga terlihat bersiaga di sekitar lokasi namun hingga saat ini belum tampak adanya rekayasa lalu lintas di kawasan itu.
"Bekono (penuhi jalanan) kanan kiri," ujar salah satu orator aksi, Rabu (29/9/2026)
Pengguna jalan, Lia (24) mengeluhkan sempat berhenti cukup lama di Bundaran Waru akibat aksi para sopir truk memblokade jalan itu.
"Mandek tadi, polisi juga nggak mengarahkan. Jadi harus cari celah di antara truk," katanya.
Kurang lebih sebanyak 250 unit kendaraan besar pengangkut barang itu sedang mengarah ke sejumlah lokasi di Surabaya untuk melakukan aksi unjuk rasa di bawah naungan GSJT. Kendaraan yang dilibatkan terdiri dari berbagai jenis, mulai truk towing, colt diesel, hingga truk fuso.
Aksi unjuk rasa GSJT dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik, yakni Kantor Dishub Jatim, Pertamina Jagir, Kantor Gubernur Jatim di Jalan Pahlawan, serta PT Jasa Raharja Jatim. Pengendara diimbau menghindari jalur-jalur menuju sejumlah titik demo tersebut.
