Ini Daerah Sasaran Tilang Manual yang Diterapkan Lagi di Surabaya

Eka Fitria Lusiana - detikJatim
Selasa, 29 Sep 2026 20:50 WIB
Foto: Ilustrasi tilang manual (dok Istimewa)
Surabaya -

Satlantas Polrestabes Surabaya kembali menerapkan tilang manual. Ada sejumlah titik sasaran yang menjadi fokus penerapan tilang manual karena rawan pelanggaran lalu lintas.

"Di perempatan Kenjeran. Kemudian di daerah jalan yang sering digunakan untuk melawan arus," kata Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya, Selasa (29/9/2026).

Galih juga membeberkan daerah tengah kota juga akan menjadi fokus tilang manual. Terutama pada malam hari karena kerap dijadikan balap liar.

"Selain itu, di daerah-daerah tengah kota, terutama pada malam hari, yang sering dijadikan arena balap liar," beber Galih.

"Kemarin sudah kita tangkap total 155 unit motor dalam satu hari," imbuhnya.

Menurut Galih, pada penerapan tilang manual, pihaknya juga tidak akan melayani sanksi pembayaran di tempat. Sebab pelanggar nantinya bisa melakukan melalui bank yang ditunjuk.

"Pembayaran dilakukan melalui BRI. Polisi tidak akan menerima pembayaran secara langsung. Silakan pembayaran dilakukan langsung ke BRI. Pelanggar juga bisa mengikuti sidang sesuai tanggal yang telah ditentukan," tegasnya.

Sebelumnya, polisi di Surabaya menerapkan kembali tilang manual. Kebijakan ini mulai diterapkan sejak Senin, (28/9). Meski begitu, tilang digital atau ETLE masih tetap berlaku.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya mengatakan ada tiga tujuan dari penerapan kembali tilang manual. Pertama karena terbatasnya jumlah kamera ETLE di beberapa wilayah Surabaya.

"Kedua, celah yang paling fatal adalah masyarakat. Sekarang banyak yang menggunakan plat palsu atau bahkan tidak menggunakan plat sama sekali," imbuhnya.

Sedangkan yang terakhir, Galih menyebut kasus kecelakaan di Kota Pahlawan tergolng cukup tinggi. Hal ini menjadi perhatian Satlantas Polrestabes Surabaya.

"Intinya memang ada peningkatan kecelakaan lalu lintas dan kita ingin menekan angka tersebut agar kembali turun," ujarnya.



Simak Video "Video: Korlantas Pakai Face Recognition, 16 Ribu Pelanggaran Pelat Nomor Terekam ETLE"

(auh/abq)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork