Kronologi Kebakaran Hebat Pasar Kepulungan Hanguskan 300 Kios

Kronologi Kebakaran Hebat Pasar Kepulungan Hanguskan 300 Kios

Muhajir Arifin - detikJatim
Sabtu, 26 Sep 2026 23:40 WIB
Kebakaran Pasar Kepulungan, Pasuruan.
Kebakaran Pasar Kepulungan, Pasuruan. (Foto: Istimewa)
Pasuruan -

Kebakaran Pasar Desa Kepulungan, Gempol, Pasuruan, padam setelah 4 jam. Kebakaran hebat ini menyebabkan 300 kios dan lapak yang ada dalam pasar ludes.

Kebakaran pertama kali diketahui pukul 12.30 WIB. Supaat (62), pengelola pasar melihat atap salah satu kios terbakar dan merambat ke dalam kios lainnya.

Supaat dan beberapa pedagang berusaha untuk memadamkan namun api makin besar dikarenakan barang terbakar berupa plastik dan barang dagangan toko. Selain angin saat kejadian sangat kencang menyebabkan kebakaran cepat membesar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena nggak padam akhirnya lapor polisi dan Damkar," kata Supaat, Sabtu (26/9/2026).

ADVERTISEMENT

Selang beberapa menit kemudian, sejumlah mobil pemadam kebakaran (Damkar) tiba di lokasi. Antara lain 1 dari PT. Gudang Garam, 3 dari Pemkab Pasuruan, 1 dari Pemkot Pasuruan, dan dari Pemkab Sidoarjo.

Untuk membantu menyediakan air truk tangki air juga dikerahkan. "Kurang lebih 25 tangki untuk membantu pemadaman," terang Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno.

Kebakaran baru bisa dipadamkan pukul 16.15 WIB. Petugas kemudian melakukan pembasahan di area bangunan pasar yang masih mengeluarkan asap.

"Sebanyak 300 dari 360 kios dan lapak habis terbakar," terang Sekretaris Desa Kepulungan Fahruddin Salim.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun 2 orang dilaporkan luka ringan. Kerugian dan penyebab kebakaran juga belum bisa diperkirakan.

Fahruddin menambmahkan kerugian akibat kebakaran pasar yang dikelola pemerintah desa itu cukup besar. Ia menaksir hingga mencapai miliaran rupiah.

"Kerugiannya mencapai Rp 1,5 miliar," terangnya.



(ihc/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads