Dua Orang Terluka Akibat Kebakaran Pasar Kepulungan Pasuruan

Dua Orang Terluka Akibat Kebakaran Pasar Kepulungan Pasuruan

Muhajir Arifin - detikJatim
Sabtu, 26 Sep 2026 18:40 WIB
Kebakaran Pasar Kepulungan, Pasuruan.
Kebakaran Pasar Kepulungan, Pasuruan. (Foto: Istimewa)
Pasuruan -

Kebakaran hebat melanda Pasar Desa Kepulungan (Pasar Gempol) di Jalan Raya Surabaya-Malang, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Polisi menyebutkan ada dua orang warga yang luka-luka akibat peristiwa itu.

"Ada dua warga luka ringan," kata Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno saat dikonfirmasi detikJatim, Sabtu (26/9/2026).

Selain memicu korban luka, kobaran api yang berlangsung sejak pukul 12.30 WIB itu telah menghanguskan sebagian besar lapak pedagang di dalam area pasar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekretaris Desa Kepulungan, Fahruddin Salim menyebutkan bahwa kehancuran fisik bangunan pasar akibat kebakaran mencapai lebih dari 80% dari total tempat usaha yang ada.

"Ada 300-an dari total 360 kios dan lapak di dalam pasar yang terbakar," ujar Fahruddin.

ADVERTISEMENT

Kebakaran yang melalap area pasar di pinggir jalan utama Surabaya-Malang itu sempat menjadi perhatian. Sebab, akibat kebakaran terlihat asap hitam pekat membubung tinggi.

Akibatnya, lalu lintas di Jalan Raya Surabaya-Malang sempat tersendat. Kepanikan melanda para pedagang yang berhamburan menyelamatkan barang dagangan mereka.

Upaya penjinakan api melibatkan 5 unit armada pemadam kebakaran (Damkar) gabungan dari Pemkab Pasuruan, Pemkot Pasuruan, bahkan dari Pemkab Sidoarjo.

Bantuan armada pemadam kebakaran juga datang dari pihak swasta, yakni dari PT Gudang Garam.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Pasuruan, Bambang mengonfirmasi bahwa kobaran api berhasil dikendalikan.

"Kebakaran terkendali, tapi masih pembasahan," kata Bambang.

Hingga saat ini, Polres Pasuruan masih menyelidiki penyebab utama munculnya percikan api yang meratakan ratusan kios pedagang tersebut.



(abq/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads