Kebakaran Pasar Desa Kepulungan, atau Pasar Gempol di Jl Raya Surabaya-Malang, Gempol, Pasuruan akhirnya bisa dipadamkan. Sayangnya, hampir seluruh kios dan lapak di pasar itu ludes dilalap api.
"Kebakaran terkendali, tapi masih pembasahan," kata Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Pasuruan, Bambang, Sabtu (26/9/2026).
Pantauan detikJatim, dalam pasar tersisa tiang-tiang beton dan reruntuhan bangunan. Kios-kios dan lapak-lapak yang ada ludes. Barang-barang pedagang jadi arang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Pasar Kepulungan Pasuruan Terbakar Hebat |
"Entek. Rijik. Rijik Pasar Kepulungan Ya Allah. (Habis Pasar Kepulungan)," kata salah satu warga, Fathullah.
Belum diketahui pasti berapa total kios dan lapak yang terbakar. Penyebab kebakaran juga belum diketahui.
Kebakaran Pasar Kepulungan, Pasuruan. (Foto: Istimewa) |
Kebakaran Pasar Kepulungan terjadi sejak pukul 12.30 WIB. Asap pekat membumbung tinggi hingga mengganggu lalu lintas Jl. Raya Surabaya-Malang.
Para pedagang dan warga panik. Banyak di antara mereka yang berusaha memindahkan barang dagangan. Sebagian mencoba memadamkan api dengan air dari mobil tangki.
Sayangnya upaya itu tidak membuahkan hasil. Kebakaran terus membesar dan merembet hingga melalap hampir seluruh kios dan lapak yang ada di dalam pasar.
Setidaknya ada 5 mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang diterjunkan ke lokasi pasar. Dua di antaranya milik Pemerintah Kabupaten Pasuruan.
Ada pun 2 lainnya, 1 dari Pemerintah Kota Pasuruan, 1 dari pabrik Gudang Garam, serta 1 mobil Damkar dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
Selain mobil Damkar, sejumlah mobil tangki juga terlihat membantu pemadaman. Mobil tangki air tersebut membantu suplai air.

