Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Prof Suyitno ditunjuk sebagai Plt Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA). Suyitno menyatakan dirinya akan membenahi polemik internal kampus pascamundurnya eks Rektor Prof Muzzaki dengan cara berdialog dengan mahasiswa maupun guru besar.
Pada Kamis (24/9) malam, sehari setelah dirinya ditunjuk sebagai Plt Rektor UINSA, Suyitno berdiskusi dan menyerap aspirasi mahasiswa. Langkah itu dilakukan untuk memastikan proses belajar di kampus berjalan kondusif tanpa ada pihak yang dirugikan.
Keesokan harinya, Jumat (25/9), ia bertemu dengan jajaran pimpinan rektorat, fakultas, dan pascasarjana, serta para Guru Besar UINSA Surabaya. Prof Suyitno menekankan stabilitas kampus dan keharmonisan ekosistem pembelajaran sebagai prioritas utama.
"Kita tidak sedang ingin bicara what the last, tetapi kita akan bicara tentang what the next. Meskipun masa lalu tetap menjadi pembelajaran, orientasi utama kita adalah masa depan institusi dan kebaikan bersama," kata Prof Suyitno, Sabtu (26/9/2026).
Prof Suyitno mengatakan penanganan tata kelola kampus harus berpijak pada koridor hukum yang jelas. Mekanisme pelantikan maupun potensi diskresi terus dipelajari sesuai dengan ketentuan UU No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.
Langkah-langkah percepatan yang sah secara regulasi akan diambil agar tidak menimbulkan kekosongan hukum dan menjamin kepastian tata kelola di UINSA.
Ia menyebut mahasiswa merupakan prioritas yang harus dilindungi hak-hak akademiknya.
"Anak-anak kita ini tujuan awalnya adalah belajar. Kita yang dewasa harus menyikapi ini dengan bijak. Saya mengajak seluruh pimpinan untuk mengedepankan pendekatan yang persuasif, edukatif, dan humanis," jelasnya.
Beberapa poin kesepakatan hasil mediasi yang disampaikan Plt Rektor UINSA antara lain perlunya sinergi dan keharmonisan. Seluruh pimpinan universitas, fakultas, dan lembaga sepakat menjaga kondusivitas ekosistem kampus.
Selain itu, penyelesaian harus dilakukan sesuai regulasi. Proses administrasi kepemimpinan dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai pedoman hukum Kemenag.
Hal lainnya ialah memastikan pelayanan akademik utama berjalan normal. Seluruh layanan akademik dan fasilitas pembelajaran mahasiswa diharapkan kembali berjalan normal dan optimal.
Langkah mediasi dan pendekatan penuh simpati ini diharapkan menjadi momentum penting bagi UINSA Surabaya untuk kembali memperkuat barisan dan fokus pada visi keunggulan akademik.
Simak Video "Video KETIK: Warga Rusun 609 Rusuh Banget! Ada Morgan Oey-Dustin Tiffani"
(ihc/dpe)