Kata Walkot Surabaya Eri Soal Ambulans Bawa Jenazah Dihalangi Satpol PP

Kata Walkot Surabaya Eri Soal Ambulans Bawa Jenazah Dihalangi Satpol PP

Mira Rachmalia - detikJatim
Sabtu, 26 Sep 2026 08:45 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Foto: Esti Widiyana/detikJatim)
Surabaya -

Sebuah video yang menampilkan perjalanan ambulans BPJS Watch Cabang Surabaya dihalang-halangi anggota Satpol PP viral di media sosial. Padahal, ambulans tersebut tengah membawa jenazah dari Surabaya menuju Sampang, Madura.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan agar petugas menggunakan kalimat yang lebih baik dan humanis saat bertanya. Hal itu dinilai penting agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

"Dia menghampiri ambulansnya. Benerkah ini membawa pasien? Ketika ditanya tidak dengar, akhirnya diketuk pintunya, tapi setelah mengetahui bahwa itu membawa pasien ya disuruh jalan kembali," kata Eri kepada wartawan di Balai Kota, Sabtu (26/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eri menegaskan, petugas tetap perlu memastikan kondisi ambulans, tetapi cara bertanya harus dilakukan dengan tegas dan tepat.

ADVERTISEMENT

"Sehingga kalimat-kalimat itu yang kemarin saya sampaikan ke Pak Satpol PP untuk bertanya itu harus lebih firm (tegas) lagi," tambahnya.

Menurut Eri, penggunaan kalimat yang kurang tepat saat bertanya harus menjadi bahan evaluasi. Dia juga meminta Satpol PP memberikan pengarahan kepada anggotanya.

"Kalimat bertanya yang benar, sehingga tidak menimbulkan persepsi yang berbeda-beda. Tapi kalau terkait dengan dia harus memastikan bahwa itu betul, harus iya," ujarnya.

Eri pun meminta Satpol PP menggunakan kalimat yang lebih humanis saat menertibkan, memberikan informasi, maupun bertanya kepada masyarakat. Dengan demikian, pesan yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami dan tidak menimbulkan salah paham.

"Kita ajarkan bagaimana menertibkan itu dengan humanis dan mengembalikan lagi fungsinya aturan itu, sehingga tidak lagi cross atau salah paham," pungkasnya.



(ihc/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads