Musyawarah olahraga kota luar biasa (Musorkotlub) pemilihan ketua umum KONI Kota Blitar sempat diwarnai dengan aksi adu mulut antara salah satu Ketua Cabor dan panitia, Selasa (22/9/2026). Meski berjalan alot, dalam musorkotlub itu Elim Tyu Samba mengungguli perolehan suara dari saingannya Ratih Dewi Indarti.
Pantauan detikJatim, musorkotlub sempakt diwarnai interupsi dadi perwakilan salah satu cabor. Usai break ishoma, musorkotlub itu dimulai kembali dengan pengambilan suara dari masing-masing cabor.
Sebanyak-banyaknya 44 cabor melalui perwakilannya memberikan hak suaranya. Pemilihan dilakukan dengan sistem coblosan layaknya Pemilu. Berlanjut dengan perhitungan suara dan penetapan suara yang lebih unggul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Elim Tyu Samba mendapatkan 24 suara, sedangkan Ratih Dewi Indarti memperoleh 20 suara. Artinya Wawali Kota Blitar Elim Tyu Samba terpilih sebagai Ketua KONI Kota Blitar. Musorkotlub resmi berakhir sekitar pukul 15.00 WIB.
"Alhamdulillah hari ini telah selesai Musorkotlub, dengan lancar dan tertib meskipun sempat ada riak kecil tadi. Tapi secara demokrasi pemilihan ini berakhir dengan terpilihnya Ibu Elim sebagai Ketua KONI Kota Blitar," kata Panitia Musorkotlub, Heru Puji kepada detikJatim, Selasa (22/9/2026).
Heru menyebutkan pihaknya tinggal menunggu SK definitif dari KONI Provinsi Jatim. Sebab, hal itu penting digunakan untuk pencarian anggaran yang akan digunakan masing-masing cabor. Khususnya cabor dengan atlet yang akan mengikuti perlombaan dan sebagainya.
"Setelah ini, prosesnya kami akan kirim semuanya ke KONI Provinsi Jatim dan menunggu penerbitan SK definitif. Setelah itu pelantikan, dan segera membuat NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah) dana yang masih ada itu untuk atlet - atlet," jelasnya.
Wakil Ketua Umum III KONI Jawa Timur, RB Zainal Arifin berharap KONI Kota Blitar dapat berjalan sesuai dengan rel, yang mengutamakan kegiatan bagi seluruh atlet. Selain itu juga berfokus dengan mencetak prestasi melalui atlet dari masing-masing cabor.
"Saya sebenarnya berharap dinamika itu tidak menyangkut mengenai masalah politik. Karena bagaimanapun juga ini organisasi keolahragaan. Kita memiliki tanggung jawab menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 dan PP Nomor 46 Tahun 2024 ya tentang Keolahragaan, bahwa tanggung jawab KONI itu adalah bidang olahraga prestasi," tegasnya.
Terpisah, Ketua KONI Kota Blitar terpilih Elim Tyu Samba mengaku siap bergerak cepat pembentukan pengurus. Ia menyebut siap melaju dengan mempersiapkan atlet untuk megukir prestasi. Khususnya saat Porprov dan PON di tahun depan.
"Tentu saja kami tidak bisa bersantai, karena sebentar lagi sudah Porprov dan PON. Tugas kami harus dikebut, apapun halangan dan rintangannya. Kami dan para atlet dari seluruh cabor harus bisa survive," tandasnya.
