DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Timur aktif menggelar berbagai kegiatan mulai dari RedTalks, Soekarno Cup (turnamen sepakbola), dan terbaru Soekarno Run. Pakar menilai acara-acara tersebut bentuk komitmen PDIP wadahi aspirasi anak muda.
"PDI Perjuangan ingin terus konsisten menyasar pemilih muda dalam hal ini youth and beginners voters atau pemilih muda dan pemilih pemula," kata Pakar Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdussalam dalam keterangannya, Minggu (20/9/2026).
Menurut Surokim, ceruk pemilih pemula dan anak muda sangat jarang disentuh oleh partai politik. PDIP, lanjutnya, melihat celah tersebut untuk terus mendekat dengan anak-anak muda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kelompok ini sebenarnya kan salah satu tumpuan masa depan partai, selain itu juga edukasi agar generasi baru khususnys Gen Z dan milenial tidak melupakan sejarah jas merah mengenai nilai nilai perjuangan dan ideologi Bung Karno yang jadi pijakan perjuangan kepartaian PDIP," bebernya.
Surokim menilai cara yang dilakukan PDIP sangat ampuh. Terbukti dalam gelaran RedTalks di Malang, Soekarno Cup di Surabaya, dan Soekarno Run di Banyuwangi dibanjiri animo tinggi masyarakat.
"Ini yang disebut sebagai strategi menjemput future practice partai. Ikhtiar partai menyongsong dan menjemput masa depan," terangnya.
Di bawah komando Said Abdullah, Surokim menyebut PDIP Jatim menjadi partai yang sangat terbuka kepada kelompok anak-anak muda. Meski penuh tantangan, PDIP terus berupaya mewadahi aspirasi anak muda.
"Ini strategis dan memang tidak mudah, kita semua tahu pemilih muda zaman sekarang gampang-gampang susah dan juga sulit menjadi pemilih permanen ideologis sehingga butuh cara menyentuh sesuai kebutuhan mereka masa kini," tandasnya.
(auh/hil)
