Unggahan soal sejumlah kucing berkostum yang berada di kawasan Jalan Tunjungan, Surabaya, viral di media sosial. Kucing-kucing tersebut menjadi sorotan karena disebut terlihat lemas dan tidur bersamaan meski berada di tengah keramaian.
Salah seorang pengunjung yang pernah melihat langsung kucing-kucing itu, pemilik akun Threads @ekarahmafh, mengaku melihat kucing-kucing lemas tersebut 8 Mei 2026 sekitar pukul 20.00 WIB.
Saat itu, kondisi Jalan Tunjungan disebut cukup ramai. Dia melihat lima kucing dewasa dan seekor kitten berada di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu itu aku ke sana 8 Mei sekitar jam 20.00 WIB malam. Kondisi saat itu ramai karena mungkin banyak yang belum aware dan banyak yang ngajakin kucing-kucing itu untuk foto," kata Eka saat dihubungi detikJatim, Minggu (20/9/2026).
Menurutnya, kucing bangun ketika diajak berfoto. Namun, kucing tersebut terlihat pasif dan seperti malas bergerak.
"Saat diajak foto, kucing itu bangun namun tampak seperti ekspresi 'malas'. Tidak lama setelah itu, aku lihat kucing-kucing itu tidur pada saat yang bersamaan," bebernya.
Kondisi itu membuat dia dan temannya merasa khawatir. Sebab, kucing-kucing tersebut kembali tidur secara bersamaan meski suasana di sekitar cukup ramai.
"Pada saat ada yang ajak foto, kucing memang bangun tapi seperti bermalas-malasan dan tidak aktif. Dan tidak lama mereka seperti terlihat mengantuk," katanya.
Menurutnya, kondisi tersebut terasa tidak biasa karena kucing berada di pinggir jalan raya.
"Karena posisi juga di pinggir jalan raya jadi seperti tidak lazim kalau kucing-kucing yang di situ semuanya berperilaku sama. Bahkan bisa tidur dengan tenang seperti itu," imbuhnya.
Tak hanya kucing dewasa, dia juga melihat seekor kitten berwarna oranye yang berada di dalam toples. Kitten tersebut disebut dalam kondisi tertidur dan tidak langsung merespons ketika disentuh.
"Aku coba pegang tapi kitten itu tidak bangun sama sekali bahkan badannya cenderung lemas tapi tertidur," ungkapnya.
Dia mengatakan dirinya dan temannya tidak mengetahui penyebab kondisi kucing-kucing tersebut.
"Kami sebenarnya nggak tahu juga kak kebenaran mengenai kucing-kucing itu apakah benar owner-nya melakukan hal yang diasumsikan oleh orang-orang atau tidak," jelasnya.
Ia juga mengaku melihat adanya donasi untuk pemberian makan kucing. Menurutnya, pengunjung dapat memberikan donasi Rp 5 ribu untuk mendapatkan snack kucing.
"Kalau untuk donasi yang aku lihat Rp 5 ribu untuk kasih makan kucing. Lalu untuk pegang atau foto seikhlasnya," ungkapnya.
Menurutnya, pengunjung yang memberikan Rp 5 ribu akan mendapat snack untuk diberikan kepada kucing. Saat itu dia melihat jenis snack berupa makanan kering dan creamy treats.
Namun, dia mengaku tidak mencurigai penggunaan donasi untuk kepentingan pribadi pemilik.
"Mengenai dugaan donasi untuk keuntungan pribadi owner-nya, jujur aku pribadi pada saat itu tidak berpikir sampai ke situ ya kak," ujarnya.
Dia mengatakan hal yang lebih membuatnya khawatir adalah kondisi fisik dan perilaku kucing yang dilihatnya.
"Yang aku soroti tingkah laku kucing yang cenderung pasif dan tidur di saat yang bersamaan," pungkasnya.
