Sebuah crane proyek di Jalan HR Muhammad, Surabaya roboh. Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun arus lalin sempat padat dan menimpa tiang listrik hingga padam.
Informasi yang dihimpun, crane tersebut roboh sekitar pukul 15.26 WIB. Alat berat itu diketahui milik PT Jasamarga (Persero) TBK. Sub Wilayah Kerja Tol Surabaya - Gempol.
Anggota Satpol PP Kecamatan Sukomanunggal Dewi Budayana mengatakan penyebab robohnya crane diduga karena tanah longsor karena tak mampu menahan beban crane.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara tiang listrik setinggi 10 meter yang tertimpa cane dan menutup jalan telah dievakuasi secara manual oleh petugas BPBD. Setelahnya arus lalu lintas pun lancar kembali.
"Dibongkar separuh, kurang lebih segitu ya (10 meter). Itu (dibongkar) pakai linggis, bongkar bareng-bareng ya dibantu teman-teman," ujar Dewi.
Petugas evakuasi tiang listrik yang tertimpa crane proyek di Jalan HR Muhammad Surabaya (Foto: Dok. Istimewa) |
Sebelumnya, sebuah derek jangkung (crane) roboh dan menimpa sebagian badan Jalan HR Muhammad, Surabaya, pada Jumat (18/9). Akibat insiden ini arus lalu lintas sempat macet dan listrik padam.
Salah seorang saksi mata, Bagus Hardi, mengungkapkan kejadian terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Saat roboh crane juga sempat menimpa tiang listrik. Hal ini lah yang diduga membuat listrik di wilayah setempat padam.
"Sekitar setelah Asar, 15.30 WIB, tiba-tiba kantor saya mati lampu. Setelah menyalakan genset, saya tanya-tanya dan dapat informasi dari teman kalau kabel di atas sempat goyang-goyang. Setelah dipastikan ke sekuriti area Plaza Segitiga, ternyata ada crane jatuh," kata Bagus, Jumat (18/9/2026).

