Sebuah truk pengangkut ekskavator mengalami kecelakaan tunggal di pertigaan traffic light (TL) Jalan Jemur Andayani, Surabaya, Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 13.45 WIB. Insiden ini mengakibatkan separuh badan ekskavator terjatuh ke jalan dan puluhan liter cat proyek tumpah membasahi aspal.
Kejadian bermula saat truk yang dikemudikan Muhammad Iqbal Adi Pratama melaju dari arah Driyorejo menuju Krian dengan kecepatan rendah. Saat sinyal lampu hijau menyala di pertigaan TL Jemur Andayani, sebuah sepeda motor di depannya mendadak mengerem dan memotong jalur.
Untuk menghindari benturan, Iqbal langsung membanting kemudi ke kiri lalu membalasnya ke kanan. Guncangan mendadak tersebut membuat tali pengikat ekskavator putus hingga muatannya bergeser dan jatuh dari bak truk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah diikat, tapi putus gara-gara menghindari motor yang ngerem mendadak. Pas lampu hijau motornya memotong, lalu saya banting kiri terus tekuk kanan. Ekskavatornya langsung bereset keluar dari bak," kata Iqbal di lokasi kejadian, Selasa (8/9/2026).
Selain separuh badan ekskavator yang terperosok ke jalan, sejumlah tong cat proyek berwarna oranye yang diangkut bersamaan turut terjatuh dan pecah. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini, sedangkan pengendara sepeda motor yang memicu kejadian langsung melarikan diri.
Meski tidak menelan korban, tumpahan cat dan posisi badan ekskavator yang memblokir sebagian ruas jalan sempat memicu kemacetan panjang hingga pukul 15.30 WIB. Arus lalu lintas terdampak cukup parah, terutama dari arah Jalan Raya Jemursari menuju Jalan Ahmad Yani maupun Rungkut SIER.
Petugas gabungan dari kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya diterjunkan ke lokasi untuk mengurai kepadatan lalu lintas. Sementara itu, personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya melakukan evakuasi armada serta pembersihan tumpahan cat di permukaan aspal guna mencegah bahaya jalan licin bagi pengguna jalan lainnya.
