Pemkab Kediri Sulap Museum Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu

Pemkab Kediri Sulap Museum Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu

Tim detikJatim - detikJatim
Jumat, 18 Sep 2026 19:10 WIB
Musem daerah di Desa Menang Kediri dalam proses pembangunan
Musem daerah di Desa Menang Kediri dalam proses pembangunan (Foto: Istimewa)
Kediri -

Pemkab Kediri melanjutkan pembangunan museum daerah di Desa Menang. Memasuki tahap ketiga, kawasan museum akan memiliki wajah baru, termasuk amfiteater berkapasitas sekitar 1.000 penonton untuk pertunjukan seni dan budaya.

Pembangunan museum tersebut menjadi perhatian Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. Selain amfiteater, pekerjaan tahap ketiga mencakup pembangunan fasad berbentuk piramida serta aksen besi cutting yang mengelilingi bagian depan museum.

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama mengatakan perencanaan pembangunan museum tahap ketiga melibatkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan demikian, harapannya (pembangunan museum) bisa mewakili kebudayaan khas Kabupaten Kediri," katanya, Jumat (18/9/2026).

Irwan menerangkan amfiteater tersebut memiliki kapasitas kurang lebih 1.000 penonton. Pada bagian panggung pertunjukan akan dibangun gapura bentar khas Kediri yang ditargetkan rampung pada November mendatang.

ADVERTISEMENT

Bagian belakang panggung juga akan dilengkapi tembok memanjang. Selain memperkuat identitas Kabupaten Kediri, tembok tersebut nantinya dapat dimanfaatkan sebagai media promosi maupun relief.

"Disamping itu, latar belakang ini sekaligus sebagai sirkluasi bagi para pementas menuju maupun keluar panggung," jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi menambahkan amfiteater ini memang didesain untuk memberikan ruang bagi para pelaku seni dan budaya di Bumi Panjalu.

Harapannya, di amfiteater ini banyak pertunjukkan yang bisa digelar secara konsisten sebagai salah satu destinasi di Kabupaten Kediri. Disparbud diakui tengah menyusun skema agar bisa terbentuk penjadwalan pentas yang kontinyu.

"Hadirnya amfiteater ini bisa menjadi salah satu daya tarik bagi area museum ini," ucapnya.

Mustika menyebutkan pembangunan kawasan museum menjadi salah satu fokus Mas Dhito dalam meningkatkan Objek Pemajuan Kebudayaan. Dengan adanya museum, amfiteater, Kantor Disparbud, serta Kantor Dewan Kesenian Kabupaten Kediri dalam satu kawasan untuk layanan terintegrasi.

"Mas Bupati (Mas Dhito) berharap agar kompleks museum ini bisa jadi one stop cultural service," pungkasnya.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads