Gunung Semeru 30 Kali Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Gunung Semeru 30 Kali Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Hilda Meilisa Rinanda - detikJatim
Kamis, 17 Sep 2026 10:43 WIB
Gunung Semeru erupsi
Gunung Semeru erupsi/Foto: Nurhadi Wicaksono/detikJatim
Lumajang -

Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, masih mengalami erupsi. Hingga kini, gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut masih berstatus Level 3 atau siaga.

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru, tercatat 30 kali letusan dalam periode pengamatan. Beberapa letusan tersebut disertai suara gemuruh dengan intensitas lemah hingga kuat.

Selain letusan, aktivitas Gunung Semeru juga ditandai dengan 10 kali guguran, 7 kali hembusan, dan 24 kali tremor harmonik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Gunung Semeru mengalami 30 kali letusan dalam 6 jam dengan beberapa Letusan disertai dengan suara gemuruh," ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Semeru Agastya Rajendra dalam laporan tertulisnya yang diterima detikJatim, Kamis (17/9/2026).

ADVERTISEMENT

Petugas mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak Gunung Semeru. Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan di luar radius tersebut.

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru. Kewaspadaan terutama diperlukan di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai Besuk Kobokan.

"Masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sejauh 13 KM dari puncak serta mewaspadai awan panas guguran, guguran lava dan lahar," ujar Agastya.



(dpe/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads