Ajang balap lari Soekarno Run yang akan digelar di Banyuwangi, Minggu (20/9/2026) mendatang bakal diramaikan ratusan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Pagelaran yang diikuti lebih 3.200 peserta dari berbagai daerah mulai Aceh hingga Papua itu juga bakal menjadi penggerak ekonomi kerakyatan lokal.
"Penyelenggaraan Soekarno Run menjadi momentum mempertemukan semangat olahraga dengan potensi ekonomi kreatif. Ini akan menggeliatkan ekonomi lokal," kata Pengarah Soekarno Run, Deni Wicaksno kepada detikJatim, Selasa (15/9/2026).
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini mengatakan, kehadiran ribuan peserta di Banyuwangi dapat menggerakkan ekonomi daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Event olahraga berskala besar memiliki ekosistem ekonomi yang luas. Peserta membutuhkan akomodasi, transportasi, makanan, perlengkapan olahraga, hingga oleh-oleh. Soekarno Run tidak hanya meriah sebagai lomba lari, tapi juga berdampak positif pada ekonomi masyarakat," ujarnya.
Dalam pelaksanaan Soekarno Run, ratusan UMKM akan hadir di titik start/finish di Pendopo Shaba Swagita Blambangan serta sepanjang rute lari. Berbagai kuliner dan produk bakal dijajakan oleh pelaku UMKM yang seluruhnya merupakan warga sekitar.
Panitia Penyelenggara Soekarno Run Banyuwangi, Indra Agus, menjelaskan terdapat lebih dari 300 pelaku usaha yang digendeng dalam pelaksanaan Soekarno Run. Pada tanggal 18 September 2026, akan digelar pertemuan teknis antara panitia dan ratusan UMKM untuk memastikan standardisasi penyajian dan kualitas jualan yang ditawarkan.
Kehadiran UMKM ini akan memanjakan ribuan pelari dan pengunjung yang meramaikan Soekarno Run.
"Akan ada banyak sajian yang dijual oleh para pelaku UMKM ini. Mulai dari kuliner khas Banyuwangi hingga pernak-pernik cinderamata khas," tutur dia.
Salah seorang pelaku UMKM, Sugeng antusias menyambut pergelaran Soekarno Run.
"Alhamdulillah InsyaAllah ini akan membantu UMKM, bisa laris karena ada ribuan orang dalam satu acara," ujar UMKM kuliner nasi bakar tersebut.
Selain ratusan UMKM, Soekarno Run Banyuwangi juga diramaikan beragam kesenian Banyuwangi, mulai Tari Gandrung, kesenian jaranan, hungga hadrah.
