Soekarno Run Digelar di Banyuwangi dan Blitar, Total Hadiah Rp 1,5 M

Soekarno Run Digelar di Banyuwangi dan Blitar, Total Hadiah Rp 1,5 M

Faiq Azmi - detikJatim
Kamis, 10 Sep 2026 21:10 WIB
Pengarah Soekarno Run, Deni Wicaksono saat lari
Pengarah Soekarno Run, Deni Wicaksono saat lari. (Foto: Istimewa)
Banyuwangi -

Semangat olahraga dan perjuangan Bung Karno berpadu dalam penyelenggaraan Soekarno Run, ajang lari yang digelar di 2 daerah di Jawa Timur yakni Banyuwangi pada 20 September 2026 dan Blitar pada 8 November 2026. Beragam kategori lomba dihadirkan pada 2 ajang tersebut.

Total hadiah yang disiapkan adalah Rp 1,5 miliar, di mana Rp 1 miliar dialokasikan untuk penyelenggaraan Soekarno Run di Banyuwangi, sementara Rp 500 juta disiapkan untuk gelaran di Blitar.

Pengarah Soekarno Run, Deni Wicaksono mengatakan ajang itu diharapkan menjadi ruang untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan Presiden pertama RI sekaligus proklamator kemerdekaan, Ir Soekarno (Bung Karno), melalui aktivitas olahraga yang dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mengusung olahraga lari sebagai medium, Soekarno Run membawa pesan tentang nilai-nilai keberanian, kegigihan, persatuan, dan pantang menyerah yang diwariskan Bung Karno agar dapat terus diteruskan melalui aktivitas positif yang melibatkan masyarakat luas," ujar Deni, Kamis (10/9/2026).

"Olahraga lari menjadi simbol yang kuat dari semangat perjuangan Bung Karno. Setiap peserta dituntut untuk melangkah, bertahan, dan mencapai garis finis dengan kekuatan sendiri. Semangat itulah yang diharapkan menjadi representasi dari api perjuangan Bung Karno yang terus diwariskan dari generasi ke generasi," imbuh Deni Wicaksono.

ADVERTISEMENT

Deni mengatakan, gaya hidup sehat kini terus menjadi tren di kalangan anak muda. Berdasarkan riset Strava, partisipasi anak muda di klub lari seluruh dunia melonjak hingga 59%, di Indonesia secara khusus naik signifikan hingga 83%. Sebanyak 1 dari 5 anak muda kalangan Gen Z memiliki kecenderungan 4 kali lebih besar bersosialisasi saat berolahraga daripada ketika aktivitas lainnya.

Soekarno Run, lanjut Deni, juga dirancang sebagai bagian dari pengembangan sport tourism. Kehadiran ribuan peserta di Banyuwangi maupun Blitar diharapkan memberikan dampak berganda terhadap perekonomian daerah.

"Event olahraga berskala besar memiliki ekosistem ekonomi yang luas. Peserta dan wisatawan membutuhkan akomodasi, transportasi, makanan dan minuman, perlengkapan olahraga, hingga berbagai kebutuhan selama berada di daerah penyelenggara," ujarnya.

Karena itu, Soekarno Run akan turut menggerakkan ribuan pelaku ekonomi lokal, mulai dari pelaku UMKM, penyedia jasa transportasi, hotel dan penginapan, usaha kuliner, konveksi, percetakan, penyedia perlengkapan olahraga, hingga penjual oleh-oleh dan berbagai usaha pendukung lainnya.

"Perputaran ekonomi untuk masyarakat menjadi salah satu nilai penting dari penyelenggaraan event olahraga. Ini komitmen kami dalam menghadirkan rangkaian Soekarno Run di berbagai daerah di Jawa Timur," ujar Deni yang juga wakil ketua DPRD Jawa Timur.

"Penyelenggaraan Soekarno Run menjadi momentum untuk mempertemukan semangat olahraga dengan potensi wisata serta ekonomi kreatif masyarakat setempat, dalam hal ini potensi Banyuwangi dan Blitar yang memiliki karakter yang kuat sebagai daerah dengan kekayaan destinasi, budaya, dan sejarah," imbuh Deni.

Di sisi lain, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dari gelaran ini. Deni mengatakan, Soekarno Run terbuka untuk umum, sehingga olahraga lari tidak hanya menjadi ruang bagi atlet atau pelari berpengalaman, tetapi juga dapat diikuti masyarakat dari berbagai kalangan.

Bahkan, ada kategori khusus untuk pelajar. Info detail terkait Soekarno Run telah dipublikasikan melalui media sosial Soekarno Run Banyuwangi maupun Soekarno Run Blitar.

"Keterbukaan tersebut diharapkan menjadikan Soekarno Run sebagai pesta olahraga masyarakat sekaligus momentum untuk mendorong gaya hidup aktif dan sehat," pungkas Deni Wicaksono yang juga sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads