Cegah Mahasiswa Bunuh Diri, UB Perketat Akses Gedung Tinggi

Cegah Mahasiswa Bunuh Diri, UB Perketat Akses Gedung Tinggi

Muhammad Aminudin - detikJatim
Jumat, 11 Sep 2026 21:20 WIB
kampus universitas brawijaya
Kampus Universitas Brawijaya (Foto: Muhammad Aminudin)
Malang -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Percobaan bunuh diri dilakukan mahasiswa Fakultas Kedokteran berinisial RR (19), menjadi catatan penting Universitas Brawijaya. Untuk melakukan pencegahan ke depan, rencananya akses gedung tinggi akan diperketat.

Hal ini disampaikan Sekretaris Universitas Brawijaya Tri Wahyu Nugroho sekaligus menyikapi percobaan bunuh diri yang dilakukan RR dari lantai 6 gedung Fakultas Bio Industri Pertanian dan Kehutanan, Kamis (11/9) pagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pak Rektor sudah memberikan catatan dan meminta ada evaluasi terkait gedung-gedung tinggi di lingkungan kampus kita," ujar Tri Wahyu kepada wartawan, Jumat (11/9/2026).

Menurut Tri Wahyu, dalam amanatnya rektor meminta akses menuju gedung tinggi akan lebih diperketat. Harapannya, kejadian serupa tidak terulang kembali.

ADVERTISEMENT

"Akses-akses gedung yang tinggi. Kita nanti akan sangat lebih strict (ketat). Karena kemarin terjadi hal itu," tuturnya.

Pengetatan tersebut diakui Tri Wahyu akan dapat tereksekusi pada anggaran tahun 2027 mendatang. Salah satu langkah yang bakal dilakukan adalah mempersempit space atau ruang jendela maupun pintu yang mengarah langsung ke luar gedung.

"Mungkin bisa realisasinya tahun depan, seperti akses buka jendela akan dipersempit, agar tidak bisa dilewati orang," bebernya.

Adanya jendela di gedung-gedung tinggi nantinya akan berfungsi sebagai sirkulasi udara saja. Langkah ini disebut sebagai upaya pengamanan gedung tinggi yang ada lingkungan kampus.

"Jadi fungsinya hanya untuk sirkulasi udara saja. Ini upaya pengamanan kita terhadap gedung tinggi," pungkasnya.

RR tercatat sebagai mahasiswa angkatan tahun 2025 Fakultas Kedokteran UB. Ia sebelumnya diketahui meloncat dari lantai 6 gedung Fakultas Bio Industri Pertanian dan Kehutanan.

Sementara dari pemeriksaan CCTV diketahui bahwa RR masuk ke dalam gedung Fakultas Pertanian sekitar pukul 08.26 WIB.

Sekitar pukul 08.50 WIB, seorang staf Fakultas Pertanian berinisial DST (48) yang berada di lantai 1 mendengar suara benda jatuh dari arah luar gedung.

Saksi kemudian mengecek area parkiran dan menemukan seorang mahasiswa telah jatuh di lokasi tersebut.

Setelah olah TKP selesai dilakukan, korban kemudian dilarikan ke IGD RSSA Malang untuk menjalani penanganan lebih lanjut

Polisi masih mendalami motif dugaan percobaan bunuh diri yang dilakukan korban. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan.

Dugaan sementara, korban sempat cekcok dengan teman wanitanya alias pacar sebelum kemudian nekat meloncat dari lantai 6 setinggi hampir 25 meter tersebut.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads