Warga Pasuruan, khususnya Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, heboh dengan beredarnya kabar penemuan gua di samping rumah Ngatimin (75) beberapa hari terakhir. Ternyata, gua itu sudah lama ditemukan dan dijadikan tempat bersemedi.
Ngatimin menceritakan, gua tersebut ditemukan pada tahun 1994, saat menambang batu. Sebelum menemukan gua, Ngatimin mengaku bermimpi di lokasi tersebut ada sungai yang airnya bergejolak. Ia tidak tahu apakah ada hubungan antara penemuan gua dan mimpi tersebut.
"Dulu belum ada rumah di sini, rumah saya di depan sana. Waktu itu, saat saya cari batu, betel saya jatuh ke lubang. Saya bongkar batunya untuk mengambil betel, ternyata ada gua," kata Ngatimin, di lokasi, Kamis (10/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menganggap gua tersebut normal di daerah lembah dan kawasan lereng gunung. Temuan gua tersebut tidak disampaikan terbuka ke masyarakat, juga tidak disembunyikan. Namun lambat laun keberadaan gua tersebar dari mulut ke mulut dan diketahui kalangan terbatas.
Menurut Ngatimin, beberapa orang datang ke gua untuk melakukan ritual dan juga ada yang bersemedi. Ngatimin tidak melarang mereka.
"Banyak orang-orang spiritual dan gus-gus datang, mereka mendapatkan gaman (pisau). Katanya ada yang dapat keris, tombak dan benda lain," jelasnya.
Sampai pada suatu ketika, terjadi longsor di lokasi dan mengenai rumahnya. Sejak saat itu ia melarang orang masuk ke dalam gua.
"Rumah saya kelongsoran terus saya larang orang masuk," tegasnya.
Terkait video gua yang beredar di media sosial hingga memantik penasaran banyak orang, Ngatimin mengaku tidak tahu menahu. Ia tidak tahu siapa yang memviralkan.
"Saya tidak tahu (siapa yang membuatnya beredar di media sosial," pungkasnya.
