Gunung Buthak Sisakan Bara Api, Pengelola Buka Volunteer untuk Pemadaman

Gunung Buthak Sisakan Bara Api, Pengelola Buka Volunteer untuk Pemadaman

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Rabu, 09 Sep 2026 06:40 WIB
Tim Gabungan menggelar apel untuk persiapan penanganan kebakaran darat
Tim Gabungan menggelar apel untuk persiapan penanganan kebakaran darat. (Foto: Istimewa)
Malang -

Pengelola jalur pendakian bersama Perhutani KPH Malang resmi membuka pendaftaran sukarelawan (open volunteer) untuk membantu pemadaman kebakaran hutan di Gunung Buthak pada Selasa (8/9/2026). Pendaftaran relawan ini dilakukan seiring fokus utama kekuatan personel gabungan yang mulai terbagi untuk menangani kebakaran di kawasan Pegunungan Kawi Najang.

Kebakaran di Gunung Buthak sendiri sebelumnya sempat melonjak hingga membakar lahan seluas 300 hektare akibat hempasan angin kencang sejak Jumat (4/9) lalu. Kini, kobaran api utama di Gunung Buthak telah padam dan menyisakan titik-titik bara api.

Administratur Perhutani KPH Malang Kelik Djatmiko menjelaskan, rekrutmen sukarelawan dibuka karena jajaran petugas dan relawan yang ada sudah kelelahan usai bekerja keras memadamkan api selama lebih dari sepekan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Personel yang ada sudah hampir seminggu lebih kerja memadamkan dan butuh tenaga-tenaga tambahan, karena tenaga yang lain juga fokus ke pemadaman di Kawi Najang. Selain itu, operasi darat di Gunung Buthak sekarang relatif lebih aman untuk menyisir sisa-sisa bara api," ujar Kelik kepada detikJatim, Rabu (8/9/2026).

ADVERTISEMENT

Kelik memaparkan, tugas utama dari para sukarelawan nantinya adalah membantu menyiram sisa bara api agar tidak memicu munculnya kobaran baru. Oleh karena itu, peserta yang ingin bergabung diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan fisik dan perlengkapan.

"Syaratnya harus benar-benar sehat, kondisi fit, dan siap membawa alat-alat yang dibutuhkan untuk pemadaman. Yang paling utama adalah air, relawan membawa jerigen atau alat semprot. Sehingga dengan adanya tambahan volunteer ini, benar-benar bisa kerja bareng dipastikan tidak ada bara api yang tersisa," tuturnya.

Selain itu, syarat lain mendaftar volunteer yakni memiliki kendaraan pribadi, memiliki pengalaman di bidang pemadaman, SAR atau kegiatan sejenisnya, pernah melakukan pendakian di Gunung Buthak serta membawa logistik dan cadangan logistik pribadi.

Proses pendaftaran para sukarelawan dikelola langsung oleh pihak operator dan pengelola tiket pendakian. Sebelum kobaran api utama padam, pendaftaran relawan sempat ditahan karena risiko keselamatan di jalur darat yang sangat tinggi.

"Kalau informasi dari pengelola sampai kemarin, sebenarnya banyak masyarakat yang ingin berpartisipasi membantu. Hanya barangkali kemarin situasinya belum memungkinkan karena pemadaman darat berisiko. Kalau sekarang operasi darat lebih aman tapi butuh tenaga tambahan," tandasnya.

Bagi masyarakat yang ingin menjadi volunteer bisa menghubungi kontak Basecamp Buthak 085141077378 dan nomor 085933749595 atasnama Dimas.

Meski operasi pendinginan dan penyisiran sisa bara api sedang berlangsung, seluruh akses pendakian ke Gunung Buthak, Gunung Panderman, dan Gunung Bokong dipastikan tetap ditutup untuk umum.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads