Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gresik kembali melakukan evakuasi yang tidak biasa. Yakni evakuasi jenazah seberat 250 Kg menggunakan crane.
Jenazah bernama Abdul Ghoni (25) warga Desa Bedanten, Bungah, Gresik ini meninggal dunia setelah mengalami komplikasi penyakit akibat obesitas, Senin (7/9) sore. Proses pemakamannya berjalan dramatis.
Petugas Damkarla Gresik Farhan Dzulkifli mengatakan puluhan warga bersama sejumlah instansi turun tangan membantu proses pemakaman. Mereka bahu-membahu mulai dari proses pemandian, salat jenazah hingga pemakaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Warga kesulitan saat hendak memindahkan jenazah," ujar Farhan, Selasa (8/9/2026).
Farhan menambahkan untuk membantu proses tersebut, satu unit crane milik DPUTR Gresik dikerahkan. Selain itu, tiga unit mobil operasional lainnya juga disiagakan untuk membantu proses pemakaman.
Pemakaman jenazah pria berbobot 250 kg di Gresik (Foto: Istimewa) |
"Mengerahkan 1 unit crane milik DPUTR, serta menyiagakan 3 unit mobil operasional lainnya," tambahnya.
Warga dan petugas tampak kompak membantu setiap tahapan pemakaman. Proses pemakaman Abdul Ghoni akhirnya rampung setelah berlangsung sekitar lima jam.
"Proses pemakaman berlangsung 5 jam, tapi alhamdulillah selesai tanpa halangan," tuturnya.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Bungah Aipda Triyadi mengatakan kepergian Abdul Ghoni meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Polisi juga memastikan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh almarhum.
"Murni karena sakit, semoga keluarga diberikan ketabahan," tandasnya.

