Viral Sesar Aktif Baru di Surabaya-Madura

Viral Sesar Aktif Baru di Surabaya-Madura

Esti Widiyana - detikJatim
Selasa, 08 Sep 2026 15:45 WIB
Viral sesar baru Surabaya-Madura
Viral sesar baru Surabaya-Madura/Foto: Istimewa
Surabaya -

Video yang menyebut adanya sesar aktif baru di Surabaya viral di media sosial. Dalam video tersebut disebutkan sesar Surabaya-Madura melintasi wilayah Bangkalan, Surabaya hingga Sidoarjo.

Video itu diunggah akun @gempa_dan_cuaca lima hari lalu dan telah ditonton 476 ribu kali, disukai 15,1 ribu pengguna, serta mendapat 1.030 komentar. Pria bernama Teguh Danang dalam video tersebut menjelaskan klaim mengenai keberadaan sesar aktif di Surabaya.

"Sudah tahu kah kalian, Surabaya Memiliki Patahan Aktif Baru? Ini daerah yang di lintasinya," tulis akun @gempa_dan_cuaca dalam caption video yang dilihat detikJatim, Selasa (8/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam video tersebut, Teguh menyebut nama dan jenis sesar yang dimaksud. Sesar tersebut disebut bernama Surabaya-Madura dan merupakan patahan aktif mendatar mengiri dengan panjang sekitar 90 kilometer.

ADVERTISEMENT

"Tempat patahannya yaitu dari Bangkalan, Surabaya sampai ke Kabupaten Sidoarjo," ujarnya.

Teguh menjelaskan arah sesar tersebut dari barat daya ke timur laut. Ia kemudian menunjukkan sejumlah wilayah di Surabaya yang disebut berada di lintasan sesar aktif tersebut.

Di Surabaya, lintasan itu disebut mulai dari kawasan Kenjeran, kemudian menuju Jalan Karangasem dan melintasi Jalan Pacar Kembang.

"Lanjut lagi kita susuri ternyata di bawah Universitas Airlangga ya. Ini membelah dari Jalan Dharmawangsa ya, Jalan Nias. Lanjut lagi kita susuri lagi ini ke Rumah Sakit Umum Siloam Surabaya. Lanjut ke wilayah Jalan WR Supratman. Lanjut lagi sampai ke wilayah Jalan Kembang Kuning Makam," jelasnya.

Teguh kemudian melanjutkan penelusuran hingga Jalan Bintang Diponegoro dan sejumlah wilayah Surabaya Barat. Di antaranya Hill Padel Surabaya, Jalan Villa Bukit Mas hingga Jalan Tol Surabaya-Porong.

"Terus lanjut lagi ujungnya sampai mana? Kita susuri lagi membelah Jalan Raya Menganti. Lanjut daerah mana? Kita sampai daerah mana? Lanjut lagi sampai ke wilayah Royal Residence Cluster Organica ya. Lanjut lagi ini di bawah Royal Residence Cluster kita lanjut lagi ke Waduk Tuk. Lanjut lagi ini aktif sampai Ujungnya sampai di wilayah Hutan Kota Sumur Welut," sebutnya.

Sementara itu, Ketua Tim Unit Kerja Data dan Informasi BMKG Juanda Shanas Septy Prayuda mengatakan, pihaknya masih membahas informasi tersebut. BMKG nantinya akan menyampaikan hasil pembahasan kepada publik.

"Saat ini sedang dalam pembahasan kami. Rencana kami akan terbitkan press release," pungkas Shanas.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads