Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mencatatkan 25 kali letusan dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Hingga saat ini, status gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut masih bertahan pada Level III (Siaga).
Berdasarkan laporan tertulis Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru, selain letusan, tercatat pula lima kali gempa guguran, tujuh kali hembusan, dan tiga kali gempa tektonik jauh.
"Gunung Semeru mengalami 25 kali letusan, 7 kali hembusan dalam 24 jam," kata Petugas PGA Semeru, Sigit Rian Alfian, dalam keterangan resminya, Selasa (8/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi aktivitas vulkanik tersebut, petugas mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga jarak 13 kilometer dari puncak.
Selain itu, warga juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah puncak, serta diminta tetap mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan ancaman lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di kawah Semeru.
"Imbauannya masyarakat dilarang melakukan aktivitas di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km," tandas Sigit.
