Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim mengingatkan adanya potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir Jawa Timur pada 6-13 September 2026. Potensi tersebut dipengaruhi fase perigee dan bulan baru yang dapat meningkatkan ketinggian air laut maksimum.
Sejumlah wilayah yang perlu mewaspadai banjir rob antara lain pesisir Surabaya Barat, meliputi Kalianak, Krembangan pada 6-13 September 2026. Kemudian wilayah pesisir Banyuwangi pada 12 September 2026.
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya Sutarno mengimbau masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Potensi banjir rob diperkirakan terjadi pada pukul 08.00-11.00 WIB," ujar Sutarno saat dikonfirmasi detikJatim, Minggu (6/9/2026).
Potensi genangan akibat banjir rob tersebut dapat mengganggu berbagai aktivitas masyarakat di kawasan pesisir.
Dampaknya antara lain terhadap aktivitas di pelabuhan, transportasi, hingga kegiatan warga di wilayah sekitar termasuk aktivitas tambak garam dan perikanan darat.
Tak hanya mengganggu aktivitas, genangan air rob juga berpotensi mempercepat korosi pada benda berbahan logam, termasuk kendaraan.
Oleh karena itu, BMKG pun mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi terbaru, khususnya bagi warga yang berada di kawasan pesisir Jawa Timur.
"Selalu ikuti info prakiraan terbaru dari BMKG sebelum beraktivitas," pungkas Sutarno.
