Forkopimda Sidoarjo membagikan 1.000 paket sembako kepada pengemudi ojek online (ojol) dalam kegiatan peringatan satu tahun berpulangnya Afan Kurniawan. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum mempererat sinergi pemerintah, aparat keamanan, dan komunitas ojol.
Pembagian sembako tersebut berlangsung di Mapolresta Sidoarjo, Jumat (5/9/2026). Kegiatan dihadiri Bupati Sidoarjo Subandi, Kapolresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing, Dandim, Ketua DPRD Sidoarjo, jajaran pemerintah daerah, instansi terkait, serta komunitas pengemudi ojol.
Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan peringatan satu tahun Afan Kurniawan bukan sekadar kegiatan untuk mengenang sosok almarhum. Menurutnya, momentum tersebut juga menjadi pengingat pentingnya menjaga kebersamaan dan kerja sama untuk menciptakan keamanan di Kabupaten Sidoarjo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memperingati satu tahun berpulangnya Afan Kurniawan, sosok ojol yang dikenal di kalangan pengemudi ojek online Sidoarjo. Kehadiran Forkopimda, instansi terkait dan komunitas ojol menjadikan momen ini bukan sekadar peringatan, melainkan pengingat untuk terus menjaga kebersamaan dan kerja sama demi keamanan bersama," kata Subandi usai bagi-bagi sembako di Mapolresta Sidoarjo, Jumat (5/9/2026).
Subandi menegaskan sinergitas antara pemerintah, aparat, dan komunitas ojol perlu terus dijaga. Para pengemudi ojol dinilai memiliki peran penting karena setiap hari beraktivitas di berbagai wilayah Sidoarjo.
"Peran ojol sebagai mata dan telinga di lapangan sangat berharga untuk menjaga keamanan, ketertiban dan kekondusifan Kabupaten Sidoarjo," ujarnya.
Menurut Subandi, komunikasi dan kolaborasi yang baik antara komunitas ojol dengan aparat juga dapat membantu menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
"Selama kerja sama ini terjaga dengan baik, Sidoarjo akan tetap aman dan kondusif," imbuhnya.
Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kepedulian dan kebersamaan antara aparat dengan para pengemudi ojol.
Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan sosial berupa 1.000 paket sembako kepada pengemudi ojol di wilayah Sidoarjo.
Christian mengatakan keberadaan pengemudi ojol sangat membantu aparat dalam memperoleh informasi mengenai berbagai kejadian di lapangan. Para pengemudi ojol dinilai memiliki mobilitas tinggi sehingga dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Pengemudi ojol ini menjadi mata dan telinga kita di lapangan. Dengan mobilitas mereka yang tinggi, informasi terkait kejadian, kerawanan maupun hal-hal yang mencurigakan bisa lebih cepat disampaikan," kata Christian.
Selain persoalan kamtibmas, komunitas ojol juga dapat membantu memberikan informasi terkait kondisi lalu lintas, seperti kecelakaan, kemacetan maupun gangguan arus kendaraan.
Christian berharap sinergitas antara kepolisian, pemerintah daerah dan komunitas ojol terus berjalan. Dengan komunikasi yang baik, informasi dari masyarakat dapat diterima lebih cepat sehingga penanganan terhadap suatu kejadian bisa segera dilakukan.
"Bantuan ini bukan hanya tentang sembako, tetapi juga bagaimana kita terus membangun komunikasi dan kebersamaan. Ojol merupakan mitra penting di lapangan," jelasnya.
Penyerahan 1.000 paket sembako tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk kepedulian kepada para pengemudi ojol sekaligus memperkuat hubungan antara aparat, pemerintah dan masyarakat.
Peringatan satu tahun Afan Kurniawan pun menjadi momentum untuk terus menjaga tali silaturahmi dan semangat gotong royong. Sinergitas seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu menjaga Sidoarjo tetap aman, tertib dan kondusif.
