Pemkab Sidoarjo akan memetakan kebutuhan seluruh puskesmas untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Bupati Subandi meminta 31 puskesmas yang ada di Sidoarjo dicek ulang, mulai dari kebutuhan peralatan hingga fasilitas penunjang lainnya.
Pemetaan ini menjadi langkah untuk memastikan pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas dapat berjalan lebih optimal dan membuat masyarakat nyaman saat berobat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya minta tolong, ya, Pak Plh Sekda, Bu Kadinkes, coba cek ulang. Dari 31 Puskesmas yang ada ini kurang apa saja, apa peralatannya atau yang lainnya silakan diselesaikan. Karena saya kepingin pelayanan Puskesmas di Sidoarjo nyaman bagi seluruh masyarakat," ujar Subandi dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026).
Ia menilai puskesmas merupakan salah satu wajah Pemkab Sidoarjo dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Oleh karena itu, pelayanan di puskesmas diminta terus ditingkatkan, termasuk dalam merespons keluhan masyarakat.
Menurutnya, petugas puskesmas harus memberikan pelayanan tanpa membedakan masyarakat. Setiap keluhan juga harus direspons dengan sikap yang santun.
"Kalau ada komplain, sikap kita melayani, bukan diajak bertengkar. Berikan jawaban yang santun karena kita sebagai birokrat, birokrat itu tidak boleh emosi, sifatnya melayani karena Puskesmas ini mewakili pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," tutur Subandi.
Selain fasilitas, Subandi menekankan pentingnya kekompakan seluruh jajaran Dinkes dalam meningkatkan pelayanan. Menurutnya, keberhasilan pelayanan kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepala dinas atau pejabat struktural, tetapi seluruh pegawai.
"Kunci kesuksesan ini tidak hanya di tangan Kadinkes, bukan di tangan sekretaris, bukan di tangan Kabid-Kabid, Kasubag, kuncinya ada pada kebersamaan," pungkasnya.
