Sebuah unggahan video cekcok antar tetangga soal pembakaran sampah viral di media sosial. Diketahui, beberapa orang yang terlibat cekcok itu merupakan warga Jalan Lesti RT05 RW03, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu.
Setelah ditelusuri, postingan video itu pertama kali diunggah oleh akun @alfiandiyyy. Dalam video yang beredar di media sosial, pengunggah marah kepada tetangganya laki-laki berkaos hitam yang membakar sampah di sebuah lahan.
Kemarahan pengunggah video itu disebabkan oleh asap pembakaran sampah yang masuk ke dalam rumahnya. Belum lagi perempuan itu mengaku juga memiliki seorang bayi yang masih berumur 1 bulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat teguran disampaikan oleh pengunggah, tetangganya terlihat dalam video telah berupaya memadamkan api dengan menyiramnya menggunakan air dari selang panjang. Meski proses pemadaman telah dilakukan, kedua belah pihak tetap terlibat cekcok.
Pengunggah video pun membeberkan bagaimana kronologi kejadian tersebut hingga dirinya terlibat cekcok dalam keterangan kiriman video yang diunggah di media sosial. Berikut keterangan dari pengunggah.
FYI aku seorang newmom yang baru punya bayi umur 1 bulan lebih dan sempat dirawat di NICU salah satunya karena infeksi paru-paru.
Kejadian ini terjadi sore tadi dirumahku (video diunggah dua hari lalu), yang awalnya aku tegur baik-baik si mas baju hitam 'mas tolong dimatikan bisa ta soalnya saya punya bayi' dan dijawablah 'iya' (dengan ekspresi kurang mengenakkan atau mungkin perasaanku saja).
Lalu aku lihat lagi dari jendela kamar yang tepat bawahnya langsung kebun orang itu. Ternyata orangnya masih berdiri di depan bakarannya dan masih bakar-bakar (orang ini memang sering bakar-bakar).
Terus aku keluar lagi dari kamar dan bilang masih baik-baik 'mas tolong dimatikan ya soalnya bayiku habis masuk rumah sakit' dan gongnya dia jawab sambil nada ketus 'wong sampah plastik mariki yo mari ae mbak'.
Jujur disitu aku langsung kesulut emosi karena responnya kurang mengenakkan dan dia bilang kenapa gak kamu aja yang pindah ruangan ini juga lahanku. Sedangkan di rumahku ini cuma ada 2 kamar yang di atas dan jelas mau pindah ruang tetap masuk ke rumahku asapnya. Dari yang awalnya bilang baik-baik jadi kaya gini (menegur dengan marah-marah).
Aku debat panjang diawak sebelum aku video. Setelah tau aku video dia ada niat untuk matikan. Nah tiba-tiba ada mbak-mbak itu dateng nyerocos gatau permasalahannya dan bilang kalau 'wes jarno gausah dipateni cek dipateni arek iku ae'.
Kebetulan aku cuma tinggal berdua sama suami dan suami kebetulan lagi beli makan jadi aku waktu bertengkar cuma sendiri. Saking emosinya aku sampe bilang kata-kata kasar dan belibet gakaruan.
Aku juga tau kalau itu lahannya dan hak dia mau ngapain di situ. Makanya aku minta tolong buat matiin baik-baik awalnya dan berakhir bertengkar meskipun dimatiin sambil nyerocos. Anehnya si mas baju hitam yang bakar-bakar bawa bawa fisik.
Maksud aku emang gabisa ya meskipin hidup bertetangga itu menormalisasi apa apa jangan di bakar, apalagi ada bayi.
Pemilik akun yang dihubungi detikJatim pada Jumat (4/9/2026) telah mengizinkan untuk kiriman tersebut dikutip. Terpantau hingga Jumat sore pukul 15.07 WIB, video viral yang diunggah sejak dua hari lalu itu telah mendapat 60,8 ribu like serta 10,6 ribu komentar.
