Kebakaran Hutan Landa Kawasan Cagar Alam Merapi Ungup-Ungup Ijen

Kebakaran Hutan Landa Kawasan Cagar Alam Merapi Ungup-Ungup Ijen

Eka Rimawati - detikJatim
Jumat, 04 Sep 2026 05:55 WIB
Kebakaran hutan di area Merapi Ungup-ungup Ijen, Banyuwangi
Foto: Dok. Istimewa
Banyuwangi -

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Ijen, tepatnya di area Cagar Alam Merapi Ungup-Ungup. Kobaran api yang terpantau sejak tiga hari terakhir kini kian meluas dengan titik sebaran api terpantau dari sejumlah area permukiman dilereng Ijen.

Kepala Bidang KSDA Wilayah III Jember Purwantono mengonfirmasi bahwa titik api terdeteksi menyala sejak dini hari sekitar pukul 00.00 WIB pada Kamis (3/9/202). Kobaran api terlihat jelas dari kejauhan karena kontras dengan kegelapan malam di area puncak.

"Informasi awal titik api berada di kawasan Cagar Alam Merapi Ungup-Ungup, bagian dalam sebelah atas. Saat ini teman-teman di lapangan masih melakukan mobilisasi tim untuk mengakses lokasi dan melakukan pemadaman," ujar Purwantono saat dikonfirmasi, Jumat (4/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengenai luasan area yang terdampak serta jumlah personil yang dikerahkan, pihak BKSDA belum dapat memberikan rincian pasti. Proses pendataan dan penanganan masih berlangsung di lapangan dengan kendala minimnya sinyal komunikasi di area Merapi Ungup-Ungup.

ADVERTISEMENT

Purwantono menjelaskan bahwa kondisi musim kemarau menjadi faktor utama yang memicu kerawanan kebakaran di kawasan konservasi tersebut. Vegetasi dan dedaunan kering yang menumpuk sangat mudah tersulut api, terlebih didukung oleh hempasan angin kencang di kawasan dataran tinggi.

"Musim kemarau ini sangat rawan. Vegetasi kering jika terkena pemicu api dan tertiup angin bisa langsung menyebar dengan cepat," jelasnya.

Meski titik kebakaran berada di kawasan Cagar Alam, Purwantono memastikan bahwa lokasi kobaran api saat ini belum menjangkau kawasan destinasi wisata Ijen. Kendati demikian, masyarakat, pengunjung, dan wisatawan imbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

Guna mengantisipasi perluasan kebakaran, BKSDA mengimbau keras seluruh pihak agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu timbulnya api.

"Kami mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan atau menyalakan api di kawasan rawan. Mari bersama-sama menjaga agar tidak terjadi kebakaran yang lebih luas," pungkas Purwantono.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus berupaya menjangkau titik api guna melakukan isolasi dan pemadaman di area Cagar Alam Merapi Ungup-Ungup.



(erm/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads