Pemkab Gresik melalui DPUTR menyiapkan pelebaran jalan di kawasan Cerme sebagai bagian dari persiapan pembangunan flyover. Pelebaran jalan tersebut direncanakan dilakukan dalam dua tahap untuk meningkatkan kapasitas dan mendukung akses lalu lintas sebelum pembangunan flyover terealisasi.
Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Gresik Eddy Pancoro mengatakan, pembangunan Flyover Cerme saat ini masih berada dalam tahap perencanaan. Sejumlah kajian masih harus diselesaikan, termasuk identifikasi kebutuhan lahan dan inventarisasi bidang tanah.
"Pelebaran jalan menjadi bagian dari persiapan. Tahun ini masih tahapan perencanaan dan melengkapi kajian-kajian yang lain," terang Eddy, Rabu (2/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Eddy, pelebaran jalan membutuhkan tambahan ruang di sisi ruas jalan. Oleh karena itu, Pemkab Gresik saat ini masih melakukan identifikasi kebutuhan lahan untuk mendukung rencana tersebut.
"Karena pelebaran jalan akan membutuhkan ruang tambahan di sisi ruas jalan. Rencananya sebelum flyover, saat ini masih identifikasi kebutuhan lahannya. Perencanaan dan kelengkapan kajian-kajian lainnya ini masuk di P-APBD 2026," imbuhnya.
Pemkab Gresik juga tengah mengupayakan dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk pelaksanaan pelebaran jalan tersebut. Namun, jika proses penganggaran dari pusat membutuhkan waktu lama, pelebaran jalan akan tetap diupayakan terlebih dahulu.
"Kalau nanti menunggu anggaran dari pusat kelamaan, akan kita perlebar dulu. Cuma anggarannya tetap dari pusat, kita minta dilebarkan," kata Eddy.
Ia menegaskan, pelebaran jalan menjadi langkah awal sebelum pembangunan flyover dilakukan. Sementara untuk pembangunan jembatan layang, DPUTR masih menyelesaikan berbagai kajian, termasuk aspek kebutuhan lahan dan pertanahan.
"Kita lebarkan dulu, nanti flyover-nya menyusul. Untuk flyover, kami masih merencanakan kajian-kajian, termasuk kebutuhan lahan dan bidang pertanahan," tegasnya.
Secara terpisah, Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi berharap pembangunan flyover Cerme dapat mulai dikerjakan pada tahun depan. Menurutnya, rencana tersebut telah masuk dalam rancangan Dana Insentif Daerah (DID).
"Diharapkan tahun depan sudah bisa masuk pengerjaan flyover. Skemanya mungkin nanti pemerintah daerah dan pusat berkolaborasi untuk pelaksanaan pembangunan flyover yang ada di Cerme," ujar Hamdi.
