Kabar Penculikan Anak di Medsos Gegerkan Warga Gresik, Begini Faktanya

Kabar Penculikan Anak di Medsos Gegerkan Warga Gresik, Begini Faktanya

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Rabu, 02 Sep 2026 07:20 WIB
Unggahan seorang ibu di Facebook yang menyebut anaknya sempat diculik
Unggahan seorang ibu di Facebook yang menyebut anaknya sempat diculik. (Foto: Istimewa)
Gresik -

Kiriman di media sosial Facebook yang menyebut adanya dugaan penculikan dan penganiayaan anak di Desa Sungonlegowo, Kecamatan Bungah membuat heboh netizen Kota Santri. Polisi melakukan penyelidikan untuk mencari kebenaran informasi itu.

Kabar soal penculikan anak itu dibuat akun Facebook bernama Nona Kechill di grup BUNGAH SUMPEK pada Senin (31/8) siang. Dalam unggahannya, pemilik akun menyebut anaknya yang masih balita dibawa 2 orang tak dikenal menggunakan sepeda motor Honda Beat warna putih sekitar pukul 14.00 WIB.

"Mohon maaf ibuk" hanya mau mengingatkan yang punya anak kecil baru saja terjadi penculikan anak tepatnya pukul 14.00 wib korban nya anak saya sendiri. Awal mula anak saya ada di depan rumah lah saya tinggal masuk mau ambil minum untuk anak saya tiba tiba ada orang bawa sepeda beat putih berboncengan," tulisnya seperti yang dilihat detikJatim, Selasa (1/9/2026)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam unggahan itu juga disebutkan bahwa anak itu sempat dibanting setelah adiknya berteriak memperingatkan orang yang membawa anak tersebut.

"Anak saya sudah di naik.an sepeda lalu anak saya menangis lalu dilihat adekqu keluar lalu adekqu bilang "heee" lalu anak saya di di banting dari atas sepeda pelakunya kabur..Lokasi Sungonlegowo Bungah Gresik," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Informasi itu kemudian menyebar dan memicu kepanikan warga. Sejumlah pengguna media sosial bahkan memberikan berbagai tanggapan dan spekulasi terkait dugaan penculikan tersebut.

Mendapati informasi tersebut, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution memerintahkan Polsek Bungah untuk melakukan penelusuran dan penyelidikan. Polisi kemudian memanggil dan meminta keterangan dari pemilik akun untuk mengetahui kejadian sebenarnya.

Kapolsek Bungah AKP Suhari mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya unsur penculikan maupun kekerasan seperti yang disebutkan dalam unggahan media sosial.

"Hasil pemeriksaan, tidak ada unsur penculikan maupun kekerasan seperti yang beredar di media sosial," kata Suhari.

Suhari menjelaskan, kejadian itu bermula ketika pemilik akun merasa panik dan khawatir setelah mengetahui anaknya berinteraksi dengan seorang pria yang tidak dikenal. Pria itu sempat menggendong anak MM namun anak itu kemudian diturunkan kembali.

Menurut Suhari, MM sendiri tidak melihat langsung kejadian itu dan hanya mendapatkan informasi dari adiknya.

"Pemilik akun tidak mengetahui secara langsung kejadian tersebut, dia hanya menerima cerita dari adiknya," jelasnya.

Dari hasil penelusuran sementara, polisi menduga pria yang menggendong anak tersebut merupakan mantan suami MM. Pria itu diduga datang untuk menjenguk anaknya.

"Meski demikian, kita masih melakukan pendalaman untuk memastikan identitas dan tujuan kedatangan pria tersebut. Kami juga telah memberikan imbauan, termasuk pendampingan bila terjadi suatu hal yang tidak diinginkan di kemudian hari," tambah Suhari.

Setelah mendapat penjelasan dari kepolisian, MM kemudian menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang muncul akibat unggahannya. Ia juga memastikan kondisi anaknya saat ini dalam keadaan aman dan sehat.

"Alhamdulillah putra saya sehat, mohon maaf apabila ada pihak yang merasa dirugikan," ujar MM di hadapan petugas.

Suhari mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, khususnya terkait isu sensitif seperti penculikan anak.

"Kita himbau kepada masyarakat memastikan terlebih dahulu kebenaran suatu informasi sebelum mengunggah atau membagikannya ke media sosial agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat," pungkasnya.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads