Dispendukcapil Surabaya Akan Sanksi Petugas yang Viral Dapat Bintang 1

Dispendukcapil Surabaya Akan Sanksi Petugas yang Viral Dapat Bintang 1

Esti Widiyana - detikJatim
Minggu, 30 Agu 2026 15:15 WIB
Petugas front office Dispendukcapil (perempuan) Surabaya yang ramai diberi rating bintang 1 karena judes dan sering menolak layanan tanpa alasan jelas
Petugas front office Dispendukcapil (perempuan) Surabaya yang ramai diberi rating bintang 1 karena judes dan sering menolak layanan tanpa alasan jelas (Foto: Dok. Istimewa)
Surabaya -

Kasus petugas front office Dispendukcapil Surabaya yang tak ramah ke warga berbuntut panjang. Pemkot kini tengah menyelidiki dan menyiapkan sanksi jika terbukti.

"Pasti kita berikan sanksi kalau benar pelayanan kurang ramah," kata Kepala Dispendukcapil Surabaya Irvan Wahyudradjad kepada detikJatim, Minggu (30/8/2026).

Irvan menambahkan, pihaknya juga akan terus memberikan pembinaan ke petugas dalam pelayanan ke warga. Tujuannya agar pelayanan maksimal dan memuaskan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pembinaan terus menerus semua staf pelayanan front office seperti hospitality dan komunikasi yang baik," ujar Irvan.

Irvan juga memastikan melakukan evaluasi kepada semua staf front office. Kini, pihaknya sedang berupaya menghubungi akun yang mengunggah keluhannya sebagai bagian dari penyelidikan.

ADVERTISEMENT

Tak Lupa, Irvan juga mengucapkan terima kasih atas keluhan wwarga, meski disampaikan melalui media sosial. Menurutnya keluhan atau laporan apapun itu sangat membantu agar pelayanan lebih baik kedepannya.

"Saat ini sedang berusaha untuk klarifikasi dengan pemohon permasalahan tersebut, bahkan kita siap jemput bola ke rumah pemohon kalau sudah bisa kita hubungi," ujarnya.

Sebelumnya, sebuah unggahan terkait layanan front office Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya viral di media sosial. Unggahan tersebut viral setelah diceritakan oleh akun Threads @aaykst17.

Dalam unggahannya, ia harus menahan kesabarannya karena kerap kali harus mengantre lama, namun saat gilirannya maju malah ditolak tanpa ada alasan yang jelas. Selain itu front office yang diketahui bernama Navi itu juga dianggap kurang ramah dan judes.

"Mba tolong, ada permasalahan kah di rumah ? Sehingga di bawa beban nya di kerjaan.. Jenengan ini pelayanan publik seluruh warga surabaya, tolong attitude nya di jaga. Loket 3C counter 6 sy sudah bolak-balik ke dispenduk capil dan mengantri cukup lama, tapi langsung ditolak," demikian keterangan unggahan tesebut.

"Setidaknya dijelaskan dulu dasar tidak dilayani karena apa, bukan langsung disuruh balik ke kelurahan putat jaya. Sudah ke kelurahan malah disuruh daftar lewat KNG mandiri kan seharusnya MBA.NAVI bisa jelaskan kalau bisa daftar," imbuhnya.

Tak hanya menyampaikan curhatannya, unggahan tersebut juga menampilkan foto front office Dispendukcapil. Tampak front office rambut diikat, berkacamata, berkemeja corak warna-warni tengah melayani seorang pria.

Pengunggah merasa apa yang dilakukan front office sangat menguras kesabaran, waktu dan energi. Sebab ia harus bolak-balik ke Dispendukcapil Pemkot Surabaya demi mengurus KTP orang tuanya.

"Ini saya mengurus kartu tanda penduduk ibu dan bapak saya yg sudah sepuh2 sedangkan sy perlu bolak-balik ke surabaya untuk bantu menguruskan. Menyita waktu,menyita tenaga mba..," terang unggahan akun tersebut.

Karena dinilai tak memuaskan, pengunggah pun memberikan ulasan dengan rating 1. Tak hanya dirinya, dalam ulasan tersebut ternyata banyak warga yang juga sama mengeluhkan layanan front office bersangkutan.

"Tolong lain kali di perbaiki sikap nya senyum,salam,sapa. Jenengan ini perlu evaluasi langsung dari kantor pusat, karena saya lihat di ulasan penilaian banyak sekali orang memberi bintang 1 karena pelayanan tidak baik MBA.NAVI," tambahnya.



(ihc/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads