Sebuah unggahan terkait layanan front office Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya viral di media sosial. Unggahan tersebut viral setelah diceritakan oleh akun Threads @aaykst17.
Dalam unggahannya, ia harus menahan kesabarannya karena kerap kali harus mengantre lama, namun saat gilirannya maju malah ditolak petugas front office tanpa alasan yang jelas. Selain itu, petugas yang diketahui bernama Navi itu juga dianggap kurang ramah dan judes.
"Mba tolong, ada permasalahan kah di rumah ? Sehingga di bawa beban nya di kerjaan.. Jenengan ini pelayanan publik seluruh warga surabaya, tolong attitude nya di jaga. Loket 3C counter 6 sy sudah bolak-balik ke dispenduk capil dan mengantri cukup lama, tapi langsung ditolak," demikian keterangan unggahan tesebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setidaknya dijelaskan dulu dasar tidak dilayani karena apa, bukan langsung disuruh balik ke kelurahan putat jaya. Sudah ke kelurahan malah disuruh daftar lewat KNG mandiri kan seharusnya MBA.NAVI bisa jelaskan kalau bisa daftar," imbuhnya.
Tak hanya menyampaikan curhatannya, unggahan tersebut juga menampilkan foto front office Dispendukcapil. Tampak front office rambut diikat, berkacamata, berkemeja corak warna-warni tengah melayani seorang pria.
Pengunggah merasa apa yang dilakukan front office sangat menguras kesabaran, waktu dan energi. Sebab ia harus bolak-balik ke Dispendukcapil Pemkot Surabaya demi mengurus KTP orang tuanya.
"Ini saya mengurus kartu tanda penduduk ibu dan bapak saya yg sudah sepuh2 sedangkan sy perlu bolak-balik ke surabaya untuk bantu menguruskan. Menyita waktu,menyita tenaga mba..," terang unggahan akun tersebut.
Karena dinilai tak memuaskan, pengunggah pun memberikan ulasan dengan rating bintang 1. Tak hanya dirinya, dalam ulasan tersebut ternyata banyak warga yang juga sama mengeluhkan layanan front office bersangkutan dan memberikan rating bintang 1.
"Tolong lain kali di perbaiki sikap nya senyum,salam,sapa. Jenengan ini perlu evaluasi langsung dari kantor pusat, karena saya lihat di ulasan penilaian banyak sekali orang memberi bintang 1 karena pelayanan tidak baik MBA.NAVI," tambahnya.
Terpisah, Kepala Dispendukcapil Surabaya Irvan Wahyudradjad mengaku telah mendengar keluhan warga yang viral tersebut. Pihaknya berjanji akan melayani warga dengan baik. Pihaknya juga akan menyelidiki, terutama terkait permasalahan dan kronologinya.
"Saat ini sedang berusaha untuk klarifikasi dengan pemohon permasalahan tersebut, bahkan kita siap jemput bola ke rumah pemohon kalau sudah bisa kita hubungi,"kata Irvan, Minggu (30/8/2026).
