Hadapi Musim Hujan, Ratusan Proyek Drainase di Surabaya Dikebut

Esti Widiyana - detikJatim
Rabu, 26 Agu 2026 11:00 WIB
Kepala Bidang Drainase DSDABM Surabaya Adi Gunita/Foto: Esti Widiyana/detikJatim
Surabaya -

Pemkot Surabaya mengebut sejumlah proyek penanganan banjir di berbagai titik. Pengerjaan saluran drainase, box culvert, hingga rumah pompa ditargetkan rampung sebelum musim hujan, yakni sekitar Oktober-November 2026.

Kepala Bidang Drainase DSDABM Surabaya Adi Gunita mengatakan, sejumlah proyek penanganan banjir saat ini tengah dikerjakan di berbagai wilayah. Salah satunya pembangunan dan perbaikan saluran drainase yang jumlahnya mencapai ratusan titik.

"Gorong-gorong ya kurang lebih itu hampir ratusan, 100 berapa titik yang memang kita kerjakan," kata Adi kepada wartawan di Jalan Jimerto, Rabu (26/8/2026).

Menurut Adi, percepatan pengerjaan dilakukan untuk mengantisipasi potensi banjir saat musim hujan tiba. Pemkot berupaya menyelesaikan proyek sebelum curah hujan meningkat.

"Kita udah siap lah musim penghujan kan enggak tentu ya kita enggak bisa memprediksi lagi, memang kita berusaha untuk secepatnya aja gitu," jelasnya.

Pengerjaan yang dilakukan DSDABM Surabaya tidak hanya berfokus pada saluran drainase. Pemkot juga memperluas kapasitas tampungan air hujan serta menyiapkan skema aliran pembuangan air menuju laut.

Upaya tersebut dilakukan agar aliran air hujan dapat dikendalikan sehingga tidak meluber dan menggenangi permukiman warga.

"Sehingga kalau nanti air hujan datang kita udah prepare dulu untuk air ini mau dialirkan kemana," ujarnya.

Adi mengatakan, seluruh kawasan yang memiliki titik rawan banjir menjadi perhatian Pemkot Surabaya. Penanganan dilakukan dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan setiap wilayah.

Salah satunya kawasan Simo Kalangan yang selama ini menjadi salah satu titik banjir tahunan. Pemkot menangani persoalan tersebut dengan membangun bozem di lahan baru.

"Kalau di daerah Simo yang bawah tol itu ya (sempat viral), kami membangun Bozem Simo Hilir," pungkasnya.

Pemkot Surabaya menargetkan berbagai pengerjaan penanganan banjir tersebut dapat selesai sebelum memasuki puncak musim hujan. Dengan demikian, infrastruktur yang dibangun diharapkan dapat berfungsi optimal untuk mengurangi potensi genangan di sejumlah kawasan.



Simak Video "Video: Waspada Cuaca Ekstrem di Masa Natal-Tahun Baru"

(esw/hil)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork