Kekuatan alutsista TNI Angkatan Udara (AU) di Lanud Abdulrachman Saleh Malang bertambah. Pesawat angkut berat C-130 Hercules A-1319 yang dimiliki Skadron Udara 32 itu, telah tuntas menjalani modernisasi dan kembali ke Malang.
Program pembaruan tersebut berlangsung selama empat tahun yang dilakukan oleh PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF). Pembaruan sistem dan peningkatan keandalan armada angkut ini menjadi langkah strategis dalam menjaga kesiapan serta kemampuan operasional alutsista udara nasional.
Usai menjalani perawatan mendalam (maintenance, repair, and overhaul) dan peningkatan teknologi di fasilitas GMF kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pesawat bernomor ekor A-1319 tersebut kini siap ditugaskan kembali mendukung berbagai misi militer maupun operasi kemanusiaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Reza R R Sastranegara menegaskan hadirnya kembali pesawat ini bukan sekadar penambahan fisik alutsista, melainkan amanah besar bagi seluruh kesatuan.
"Pesawat C-130 Hercules A-1319 yang baru saja selesai menjalani proses modernisasi oleh GMF merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kesiapan dan kemampuan operasional," tegas Marsma TNI Reza dalam keterangannya, Selasa (25/8/2026).
Menurut Danlanud, kembalinya Hercules A-1319 ke hanggar Skadron 32 Lanud Abdulrachman Saleh merupakan sebuah amanah yang harus dijaga serta dirawat dengan baik.
"Kembalinya pesawat ini bukan sekadar bertambahnya kekuatan alutsista, tetapi juga menjadi amanah yang harus dijaga, dirawat, dan dioperasikan secara profesional," tuturnya.
Danlanud juga menekankan peningkatan teknologi alutsista harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Menurutnya, seluruh personel Skadron Udara 32 dituntut untuk senantiasa mengasah profesionalisme, meningkatkan disiplin, serta selalu menempatkan faktor keselamatan penerbangan (flight safety) sebagai prioritas paling mendasar dalam setiap tugas.
Modernisasi Hercules A-1319 merupakan bagian dari program peremajaan berkelanjutan armada alutsista TNI AU.
Selain unit A-1319 yang telah kembali mendarat di Malang, saat ini masih terdapat dua unit pesawat C-130 Hercules lainnya milik Skadron Udara 32, yakni A-1317 dan A-1323, yang sedang menjalani proses modernisasi serupa di GMF.
Pekerjaan utama dalam perawatan ini meliputi penggantian struktur utama pesawat (Center Wing Box) yang berperan penting untuk memperpanjang usia operasional pesawat sekitar 15-20 tahun.
Selain itu, melalui Avionic Upgrade Program (AUP), sistem avionik dimodernisasi menjadi digital sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan operasional terkini.
Kemudian, Structural Integrity Program (SIP) memastikan integritas struktur pesawat tetap terjaga agar aman dan laik terbang saat menjalankan operasi berbeban berat secara berulang. A-1319 menjadi pesawat prototipe pertama yang menjalani modifikasi tersebut di luar fasilitas Lockheed Martin.
