Berangkat dari Tulungagung, ABK Kapal Sumber Sejati Hilang di Samudra Hindia

Berangkat dari Tulungagung, ABK Kapal Sumber Sejati Hilang di Samudra Hindia

Adhar Muttaqin - detikJatim
Kamis, 20 Agu 2026 06:30 WIB
Sejumlah kapal nelayan bersandar di Pelabuhan Popoh, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Tulungagung
Sejumlah kapal nelayan bersandar di Pelabuhan Popoh, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Tulungagung. (Foto: Adhar Muttaqin/detikJatim)
Tulungagung -

Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Sumber Sejati dilaporkan hilang saat melaut di Samudra Hindia. Kepal sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Popoh, Tulungagung.

Kasihumas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto, mengatakan nelayan hilang tersebut dilaporkan oleh salah seorang pengurus kapal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban yang hilang atas nama Fitra Fauzi Akbar, warga Kampung Simpen, Desa Tenjolayah, Kecamatan Sicalangka, Kota Bandung, Jawa Barat," kata Iptu Nanang, Kamis (20/8/2026).

Kejadian bermula pada 6 Juli 2026 KM Sumber Sejati berangkat melaut dari Pelabuhan Popoh, Tulungagung sekitar pukul 18.00 WIB. Selanjutnya kapal yang berisi 33 ABK tersebut mencari ikan di perairan Samudra Hindia.

ADVERTISEMENT

"Dari informasi pengurus kapal, korban terakhir diketahui pada 17 Agustus 2026 sekitar pukul 00.00 WIB masih bermain ponsel bersama rekannya sebelum beristirahat," ujarnya.

Sekitar pukul 3.00 WIB saat ABK dibangunkan untuk kembali bekerja, korban diketahui sudah tidak ada di dalam kamar kapal. Titik terakhir korban dilaporkan hilang pada koordinat 11°59'47.00" LS dan 111°37'39.00" BT.

"Jaraknya kalau dari pantai 198,83 Nm atau 368,24 km," jelasnya.

Terkait kejadian tersebut pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan tim SAR gabungan guna melakukan pemantauan kemungkinan ditemukannya korban. "Untuk pencarian biasa tidak mungkin dilakukan karena lokasinya cukup jauh," jelasnya.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads