Nelayan Asal Pasuruan Hilang Diterjang Ombak Besar

Nelayan Asal Pasuruan Hilang Diterjang Ombak Besar

Muhajir Arifin - detikJatim
Minggu, 02 Agu 2026 07:20 WIB
Situasi di pantai saat proses pencarian nelayan hilang diterjang ombak besar di Pasuruan.
Situasi di pantai saat proses pencarian nelayan hilang diterjang ombak besar di Pasuruan. (Foto: Istimewa)
Pasuruan -

Sugianto (44), nelayan warga Dusun Sawahan, Desa Penunggul, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan dinyatakan hilang usai terjatuh ke laut. Nelayan itu jatuh karena saat melaut kapalnya diterjang ombak besar.

Peristiwa bermula pada Sabtu (1/8/2026) sore pukul 16.30 WIB saat Sugianto berangkat melaut bersama dua temannya, Misnajin (76) dan Saiful Bahri (37). Sekitar pukul 20.00 WIB, ketiganya memutuskan kembali ke daratan karena cuaca buruk.

Teman Sugianto, Saiful Bahri menyebut saat perjalanan pulang itu cuaca semakin memburuk dan angin sangat kencang. Ketika perahu berada sekitar 1,5 kilometer dari bibir Pantai Penunggul, ombak besar tiba-tiba menerjang. Sugianto pun terjatuh ke laut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saiful yang berada di perahu sempat berusaha memberikan pertolongan dengan melemparkan ban pelampung ke arah korban. Namun sebelum sempat meraihnya, ombak besar kembali menghantam sehingga Sugianto terseret dan hilang dari pandangan.

"Sempat melemparkan ban, namun sebelum memegang ban ombak besar kembali menghantam lalu terseret dan hilang. Nggak kelihatan," terang Saiful, Minggu (2/8/2026) dini hari.

ADVERTISEMENT

Saiful dan Misnajin sempat melakukan pencarian selama sekitar 10 menit di lokasi kejadian. Karena korban tidak juga ditemukan, mereka kembali ke daratan untuk meminta bantuan warga.

"Kami mendapatkan laporan sekitar pukul 22.30 WIB. Beberapa petugas kemudian mendatangi lokasi, meminta keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Pasuruan dan Basarnas untuk melakukan operasi pencarian," kata Kasubnit Lidik Satpolairud Polres Pasuruan, Aipda Laswanto.

Tim gabungan yang terdiri dari personel Satpolairud, Polsek Nguling, ABK Kapal Polisi X-1003 Ditpolairud Polda Jatim, BPBD, serta nelayan setempat langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi korban diduga tenggelam. Hingga berita ini ditulis, proses pencarian masih terus dilakukan dengan melibatkan tiga perahu nelayan bersama tim SAR Kabupaten Pasuruan.



(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads