Pria di Sidoarjo Tersambar KA Logawa, Diduga Hendak Bunuh Diri

Pria di Sidoarjo Tersambar KA Logawa, Diduga Hendak Bunuh Diri

Suparno - detikJatim
Rabu, 19 Agu 2026 14:40 WIB
Ilustrasi percobaan bunuh diri.
Ilustrasi percobaan bunuh diri. (Foto: Gemini AI)
Sidoarjo -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang pria tanpa identitas diduga mencoba bunuh diri di jalur kereta api (KA) di Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. Pria tersebut mengalami luka-luka setelah diduga tersambar KA Logawa tujuan Purwokerto.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 11.45 WIB. Lokasi kejadian berada di perlintasan KA KM 9/15, tepatnya di bawah Flyover Aloha, Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kanit Reskrim Polsek Gedangan Iptu Andrie Sasongko membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi telah mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan.

"Benar, ada seorang laki-laki yang belum diketahui identitasnya mengalami luka-luka diduga setelah tersambar kereta api Logawa," kata Andrie kepada detikJatim melalui telepon selulernya, Rabu (19/8/2026).

ADVERTISEMENT

"Dari keterangan saksi tidak benar kalau korban melompat dari FO Aloha, yang benar saat kererta api melaju diduga korban melompat dari tempat posisinya korban. Sehingga tertemper kereta api yang saat itu melintas," imbuh Andrie.

Korban saat itu berada di jalur KA ketika KA Logawa melintas. Kereta tersebut diketahui menggunakan lokomotif M101969 dan melaju dengan tujuan Purwokerto. Petugas kemudian mengevakuasi korban menggunakan ambulans untuk mendapatkan perawatan medis. Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Sidoarjo.

"Korban masih hidup dan saat ini mendapatkan perawatan di RSUD Sidoarjo. Kami juga mengupayakan identifikasi terhadap korban," ujarnya.

Menurut keterangan saksi, korban diduga sebelumnya juga hendak melakukan percobaan bunuh diri di wilayah Jemursari, Surabaya. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00.30 WIB pada hari yang sama, namun upaya tersebut disebut gagal setelah diketahui masyarakat.

Dalam kejadian di bawah Flyover Aloha, polisi mengamankan sejumlah barang milik korban. Di antaranya satu tas selempang warna biru yang berisi jam tangan, sikat gigi, pasta gigi dan kopi.

Polisi juga menemukan satu sepatu sebelah kanan merek Adidas berwarna biru navy kombinasi kuning.

"Barang bukti sudah kami amankan. Kami juga akan memintai keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui identitas dan kronologi lengkap kejadian," jelas Andrie.

Sementara itu Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, membenarkan Ada nya peristiwa itu. Ia mengatakan pada Rabu (19/8) pukul 11.44 WIB, PLB 250C Logawa relasi Ketapang-Surabaya Gubeng mengalami insiden tertemper Orang Tidak Dikenal (OTK) di petak jalan Gedangan-Waru.

Setelah menerima laporan dari Awak Sarana Perkeretaapian (ASP), petugas KAI segera berkoordinasi dengan Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) Waru dan Gedangan, petugas pengamanan, serta unit terkait untuk melakukan penanganan di lokasi. PLB 250C Logawa kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap lokomotif dan rangkaian sebagai bagian dari prosedur keselamatan operasional.

"Kami menyampaikan keprihatinan atas insiden yang terjadi. KAI mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur kereta api maupun berada di ruang manfaat jalur rel, karena sangat membahayakan keselamatan diri sendiri dan dapat mengganggu operasional perjalanan kereta api. Jalur rel merupakan area terbatas yang hanya diperuntukkan bagi operasional perkeretaapian," ujar Mahendro.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, lokomotif dan rangkaian dinyatakan dalam kondisi baik dan normal sehingga perjalanan PLB 250C Logawa dapat kembali dilanjutkan pada pukul 11.55 WIB. Petugas juga memastikan kondisi jalur aman untuk dilalui kereta api. Akibat kejadian tersebut, perjalanan PLB 250C Logawa mengalami keterlambatan sekitar 12 menit.

"KAI Daop 8 Surabaya terus mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan mematuhi ketentuan yang berlaku serta tidak memasuki jalur rel. Kepedulian dan disiplin masyarakat merupakan bagian penting dalam mewujudkan perjalanan kereta api yang aman, selamat, dan andal," pungkasnya.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads