Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Seorang kakek di Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar tewas tertabrak kereta api (KA) Matarmaja. Korban tewas setelah diduga menabrakkan diri ke kereta di pelintasan.
Kasi Humas Polres Blitar, Iptu Putut Siswahyudi mengatakan korban diketahui berinisial LS (82). Petugas yang menerima informasi langsung melakukan evakuasi jenazah korban yang sudah tak utuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Petugas menerima laporan adanya korban tewas di perlintasan kereta api. Kejadian tadi pagi, sekitar pukul 09.00 WIB. Anggota dan petugas kesehatan langsung melakukan evakuasi, karena tubuh korban tidak utuh," kata Putut kepada detikJatim, Jumat (9/1/2026).
Berdasarkan keterangan saksi, korban awalnya berada di sekitar pos jaga perlintasan JPL 173. Korban terlihat berjalan menggunakan tongkat kruk.
"Kemudian saat kereta Api Matarmaja melintas dari arah timur (Malang) ke barat (Blitar), tiba - tiba korban langsung tengkurap dengan posisi melintang," jelasnya.
Mengetahui hal tersebut, petugas jaga langsung mendatangi lokasi dan menghubungi petugas keamanan Stasiun Garum dan Polsek Garum. Jenazah korban akhirnya dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo.
Menurutnya, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan menabrakkan diri ke kereta api. Polisi juga telah menghubungi keluarga korban.
"Saat ini jenazah korban sudah diambil oleh keluarga untuk dimakamkan," tandasnya.
(dnp/abq)
