Pemkab Sidoarjo Siapkan Insentif untuk 6 Ribu Guru Ngaji

Pemkab Sidoarjo Siapkan Insentif untuk 6 Ribu Guru Ngaji

Aprilia Devi - detikJatim
Selasa, 18 Agu 2026 14:45 WIB
Bupati Sidoarjo Subandi saat peresmian Masjid Al-Hibah
Bupati Sidoarjo Subandi saat peresmian Masjid Al-Hibah (Foto: Dok. Istimewa)
Sidoarjo -

Pemkab Sidoarjo menyiapkan insentif bagi sekitar 6.000 guru ngaji di Kabupaten Sidoarjo. Program tersebut rencananya diluncurkan pekan depan dengan anggaran Rp26 miliar per tahun.

Hal itu disampaikan Bupati Sidoarjo Subandi saat meresmikan Masjid Al-Hibah sekaligus pembangunan TPQ Al-Hibah di Desa Sedatigede, Kecamatan Sedati. Peresmian digelar bersamaan dengan pengajian umum dalam rangka HUT ke-81 RI.

"Insya Allah minggu depan, tanggal 23 (Agustus) ini kita akan memberikan santunan kurang lebih 6.000 guru ngaji, khususnya ber-KTP Sidoarjo," kata Subandi dalam keterangannya, Selasa (18/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Subandi menyebut pemberian insentif tersebut merupakan bentuk perhatian Pemkab Sidoarjo terhadap para guru ngaji. Mereka dinilai memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang memiliki fondasi agama, termasuk kemampuan membaca Al-Qur'an.

ADVERTISEMENT

Pemkab Sidoarjo sendiri menyiapkan anggaran sekitar Rp26 miliar per tahun untuk program tersebut.

Di sisi lain, Subandi juga meresmikan Masjid Al-Hibah dan TPQ Al-Hibah yang telah selesai direnovasi dan dibangun. Proyek tersebut menelan biaya Rp2,276 miliar yang seluruhnya berasal dari swadaya masyarakat dan para donatur.

Subandi mengapresiasi kekompakan warga Sedatigede yang bergotong royong mewujudkan pembangunan masjid dan TPQ tersebut. Menurutnya, pembangunan tempat ibadah dan pendidikan Al-Qur'an tidak akan terwujud tanpa kebersamaan.

"Saya yakin masjid maupun TPQ tidak bisa terbangun apabila kebersamaan, kekompakan, ini ndak ada," ucapnya.

Dia berharap Masjid Al-Hibah tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat dakwah, silaturahmi, dan kegiatan masyarakat. Keberadaan TPQ juga diharapkan dapat mendukung pendidikan keagamaan anak-anak di lingkungan Sedatigede.

"Mugi-mugi peresmian masjid ini saget bermanfaat. Khususnya bagi Nahdlatul Ulama. Umumnya, bagi lingkungan dan seluruh masyarakat yang ada di lingkungan Sedatigede," tutur Subandi.

Ketua Panitia Pembangunan M Naib menjelaskan pembangunan dilakukan secara bertahap sejak 2023. Anggaran tersebut digunakan untuk pembelian tanah Rp404 juta, pembangunan gedung TPQ Rp1,028 miliar, serta renovasi masjid Rp844 juta.

"Ini semua swadaya masyarakat, masyarakat luas. Dari Bapak Bupati secara pribadi, Abah Hanafi, Abah Nurul Bahri secara pribadi, dan warga sekitar, serta masyarakat umum dari jalan raya," ujar Naib.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads