Tio Eks Raka Jatim Akhirnya Buka Suara soal Viral Minta Pacar Aborsi

Tio Eks Raka Jatim Akhirnya Buka Suara soal Viral Minta Pacar Aborsi

Hilda Meilisa Rinanda - detikJatim
Kamis, 13 Agu 2026 12:28 WIB
Eks Raka Jatim Tio Ferdian Rahmana saat menyampaikan klarifikasi
Eks Raka Jatim Tio Ferdian Rahmana saat menyampaikan klarifikasi/Foto: Tangkapan layar
Surabaya -

Eks Wakil I Raka Jawa Timur 2026 Tio Ferdian Rahmana akhirnya buka suara soal viral unggahan yang menyebut dirinya meminta sang kekasih untuk melakukan aborsi.

Ia menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf secara terbuka melalui akun media sosial pribadinya terkait pemberitaan mengenai dirinya yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.

Dalam unggahannya, Tio mengakui adanya komunikasi melalui WhatsApp yang menurutnya kurang tepat. Ia menyebut, komunikasi tersebut dilakukan dalam kondisi panik dan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tio juga menyebut terdapat perbedaan antara narasi yang beredar di media sosial dengan peristiwa yang ia ketahui dan alami. Menurutnya, klarifikasi itu disampaikan untuk memberikan penjelasan dari sudut pandangnya dan bukan untuk menyudutkan pihak lain.

ADVERTISEMENT

Tio yang merupakan eks runner-up Raka Raki Surabaya 2026 mengatakan, dirinya telah mengetahui persoalan tersebut sebelum menjadi perhatian publik. Ia mengaku telah menawarkan pernikahan sebagai bentuk tanggung jawab, tetapi tawaran itu disebut tidak disetujui pihak terkait.

Pria yang pernah menjadi juara 1 Cak dan Ning Surabaya 2023 tersebut juga mengatakan memiliki sejumlah bukti yang menurutnya dapat membantu menjelaskan persoalan secara lebih utuh.

Bukti yang dimaksud antara lain percakapan, dokumentasi, dan keterangan saksi. Tio menyatakan bukti-bukti tersebut siap diperlihatkan kepada pihak berwenang maupun pihak independen apabila diperlukan.

Minta Publik Tak Vonis dari Satu Sisi

Tio berharap, persoalan tersebut tidak berkembang menjadi penilaian terhadap karakter pribadinya hanya berdasarkan informasi yang beredar secara tidak lengkap di media sosial. Ia meminta masyarakat mempertimbangkan informasi dari berbagai pihak sebelum mengambil kesimpulan.

"Saya tidak meminta masyarakat membenci siapa pun. Saya hanya meminta agar jangan menjatuhkan vonis berdasarkan satu sisi cerita," ujar Tio.

Tio menegaskan, klarifikasi ini bukan dimaksudkan untuk menyalahkan pihak tertentu. Menurutnya, langkah itu dilakukan untuk memberikan penjelasan kepada publik sekaligus menjaga nama baik dirinya dan keluarga.

Tio dan keluarganya juga menyatakan terbuka terhadap pertanyaan maupun klarifikasi lebih lanjut, dengan tetap mempertimbangkan privasi seluruh pihak yang berkaitan dengan persoalan tersebut.

Ia berharap, masyarakat dapat menyikapi informasi yang beredar secara bijak dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum memperoleh keterangan dari berbagai pihak.



(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads