Warga Kota Batu Dihebohkan Temuan Jenazah Pria di Joglo Taman Wilis

Warga Kota Batu Dihebohkan Temuan Jenazah Pria di Joglo Taman Wilis

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Rabu, 12 Agu 2026 22:45 WIB
Satreskrim Polres Batu menggali informasi kepada pihak keluarga di Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu
Satreskrim Polres Batu menggali informasi kepada pihak keluarga di Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu. (Foto: Istimewa)
Batu -

Warga Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, digegerkan dengan ditemukannya jenazah seorang pria berinisial MYA (40). Jenazah pria itu ditemukan di sebuah Joglo yang berada di Taman Wilis.

Berdasarkan informasi dihimpun, jenazah MYA ditemukan pada Rabu (12/8/2026) pagi pukul 07.30 WIB. Jenazah ditemukan pertama kali oleh Lukman seorang petugas kebersihan sekaligus penjaga taman.

Lukman awalnya mendapat laporan dari seorang perempuan yang sedang berolahraga di Taman Wilis. Perempuan itu mengatakan kepada Lukman ada seorang laki-laki yang tertidur di Joglo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mendapat informasi tersebut, Lukman bergegas menuju ke Joglo. Pada saat itu MYA ditemukan dalam keadaan terlentang dengan menggunakan pakaian lengkap. Mata MYA saat itu dalam keadaan terbuka menatap ke arah langit.

Karena mengetahui MYA sudah tidak bernyawa, Lukman mengabarkan temuan itu ke warga sekitar. Beberapa warga pun mengenali MYA dan mengetahui bahwa korban tinggal di wilayah Kelurahan Sisir.

ADVERTISEMENT

Disekitar lokasi jenazah, ditemukan dua botol (berbentuk air mineral) dengan tutup hitam dalam keadaan kosong. Korban sendiri diketahui warga sekitar sering mengkonsumsi miras.

Kasat Reskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara, barang-barang berharga milik korban dipastikan masih utuh. Pihak kepolisian mencatat korban ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 08.00 WIB.

Bukan hanya itu, petugas juga langsung mengevakuasi korban untuk menjalani pemeriksaan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh Dokter RS Hasta Husada, tim medis tidak menemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban.

Langkah ini diperkuat keterangan dari pihak keluarga yang menyatakan bahwa korban memang memiliki riwayat penyakit sebelumnya.

"Hasil Penyelidikan, barang milik korban tidak ada yang hilang, hasil pemeriksaan luar oleh Dokter RS Hasta Husada tidak ditemukan tanda kekerasan, keterangan keluarga korban, bahwa korban pernah punya riwayat sakit," kata Zaenal, Rabu (12/8/2026).

"Saat ini masih kami masih melaksanakan penyelidikan dengan meminta keterangan beberapa saksi, terkait peristiwa penemuan orang meninggal dunia tersebut," imbuhnya.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads