Penjelasan Walkot Eri Soal Pemecatan Raka Jatim Diduga Minta Pacar Aborsi

Penjelasan Walkot Eri Soal Pemecatan Raka Jatim Diduga Minta Pacar Aborsi

Esti Widiyana - detikJatim
Selasa, 11 Agu 2026 20:15 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Esti Widiyana/detikJatim)
Surabaya -

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebutkan bahwa runner up Raka Raki Jawa Timur 2026, Tio Ferdian Rahmana mengakui pernah berhubungan dengan wanita yang sedang viral mengaku diminta Tio untuk mengaborsi janin dalam kandungannya. Berdasarkan pengakuan itulah Pemkot Surabaya langsung memecat Tio.

Tio yang juga merupakan finalis Cak dan Ning memang bekerja di Pemkot Surabaya sebagai tenaga kontrak non-ASN di Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim). Lebih jauh Eri menyebutkan Tio adalah tenaga ahli di Pemkot Surabaya sebagai MC.

Setelah viralnya pengakuan seorang perempuan yang mengaku diminta oleh Tio untuk mengaborsi janin dalam kandungannya, Pemkot Surabaya segera melakukan tindak lanjut dengan mengklarifikasi Tio. Hasilnya, Tio mengakui itu sehingga Pemkot memutuskan pemecatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mengakui, karena itu kita pecat. Karena ini perbuatan yang tidak diperbolehkan dalam setiap ASN atau yang bekerja di Pemerintah Kota Surabaya," kata Eri kepada wartawan di Balai Kota, Selasa (11/8/2026).

Menurutnya, kesalahan Tio sudah melanggar norma hukum. Sebab itulah, meski Pemkot Surabaya tidak mengambil langkah hukum, Wali Kota berharap korban langsung melaporkan kejadian yang dialami ke polisi.

ADVERTISEMENT

"Karena ini sudah harga diri. Opo maneh jarene wingi hamil. Yo kon laporo. Kalau kita ini takut lapor, susah iki. Yo laporno. Agar apa? Agar siapa yang berbuat salah yo salah, sing salah yo dipenjara," ujarnya.

Eri menjelaskan, dalam pengakuannya Tio mengakui bahwa dirinya memang berhubungan dengan wanita yang viral menunjukkan bukti tangkapan layar pesan diminta aborsi. Namun Eri tidak bisa menyampaikan dengan gamblang bagaimana pengakuan Tio.

"Pokoknya ini pernah melakukan dengan perempuan ini. Ya kami sudah enggak ngurusin itu. Itu kan urusan pribadinya dia. Dan dia ya selesaikan lah sendiri kalau yang itu," pungkasnya.



(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads