Survei IPO Beber Deretan Menteri Prabowo Berkinerja Terbaik

Survei IPO Beber Deretan Menteri Prabowo Berkinerja Terbaik

Tim detikJatim - detikJatim
Selasa, 11 Agu 2026 08:27 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia/Foto: Herdi Alif Al Hikam/detikcom
Surabaya -

Sejumlah menteri di Kabinet Merah Putih mendapat penilaian positif dari publik. Berdasarkan survei Indonesia Political Opinion (IPO), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia masuk tiga besar menteri yang dinilai memiliki kinerja terbaik di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Bahlil menempati posisi ketiga dengan tingkat kepuasan publik sebesar 32 persen. Posisi teratas ditempati Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan 42,8 persen, disusul Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dengan 33,5 persen.

Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan penilaian publik terhadap kinerja menteri memiliki keterkaitan dengan tingkat popularitas masing-masing figur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Temuan survei juga mencerminkan dinamika opini publik yang terus berkembang. Persepsi masyarakat terhadap pemerintah, tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden, serta pilihan politik terhadap partai dan tokoh nasional menjadi bagian dari potret yang disajikan dalam survei IPO periode ini. Persepsi publik terhadap menteri yang dianggap bekerja dengan baik, ini linier dengan popularitas. Menteri Purbaya menempati posisi teratas, kemudian Seskab Teddy Indra Wijaya pada posisi kedua. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ketiga," ujar Dedi dalam keterangannya, Selasa (11/8/2026).

Selain masuk tiga besar dalam penilaian kinerja, Bahlil juga berada di posisi ketiga dalam tingkat popularitas menteri. Sebanyak 32,8 persen responden mengaku mengetahui atau mengenal Bahlil.

ADVERTISEMENT

Tingkat popularitas tersebut berada di bawah Purbaya Yudhi Sadewa yang mencapai 43,5 persen dan Teddy Indra Wijaya sebesar 41 persen.

Bahlil juga tercatat lebih populer dibandingkan sejumlah menteri lainnya. Agus Harimurti Yudhoyono memperoleh tingkat popularitas 30,4 persen, sedangkan Zulkifli Hasan sebesar 26,1 persen.

Menteri dengan Kinerja Kurang Baik

Survei IPO juga memotret persepsi publik terhadap menteri yang dinilai memiliki kinerja kurang baik. Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai berada di urutan teratas dengan angka 51,8 persen.

Di bawahnya terdapat Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dengan 48,5 persen. Sementara Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni tercatat 4,5 persen.

"Yang pertama adalah Menteri HAM Natalius Pigai 51,8 persen, Menteri PU Dody Hanggodo 48,5 persen, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni 4,5 persen," ujar Dedi.

Dedi menegaskan persepsi publik terhadap pemerintah maupun para menteri dapat berubah seiring perkembangan situasi.

"Jadi, memang kondisi masyarakat saya kira selalu dinamis dalam memberikan penilaian," jelasnya.

Survei nasional IPO dilakukan pada 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.200 responden. Responden dipilih menggunakan metode stratified multistage random sampling (SMRS).

Survei tersebut memiliki margin of error sebesar 2,9 persen dengan tingkat akurasi 95 persen.

Selain mengukur persepsi publik terhadap kinerja menteri, survei IPO turut memotret elektabilitas partai politik.

Partai Golkar yang dipimpin Bahlil memperoleh elektabilitas 10,4 persen dan berada di posisi ketiga. Golkar berada di bawah Partai Gerindra dengan 17,5 persen dan PDI Perjuangan dengan 12,8 persen.

Setelah Golkar, terdapat Partai Demokrat dengan 8,1 persen, PKB 7 persen, PAN 5,1 persen, PKS 4,6 persen, dan NasDem 4,4 persen.

Hasil tersebut menunjukkan Bahlil mendapat penilaian positif dalam dua aspek yang berbeda. Sebagai Menteri ESDM, dia masuk tiga besar menteri yang dinilai memiliki kinerja terbaik. Sementara dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Golkar, partai tersebut juga berada di tiga besar elektabilitas berdasarkan survei IPO.



(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads