Ditpolairud Polda Jawa Timur menerima laporan resmi terkait hilangnya Abdurrahman, salah satu korban peristiwa KMP Mutiara Sentosa 2. Laporan tersebut diajukan oleh pihak keluarga bersama perusahaan tempat korban bekerja.
Dirpolairud Polda Jatim Kombes Pol Arman Asmara membenarkan penerimaan laporan tersebut. Pihaknya kini mengoordinasikan data pelapor dengan tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Jatim untuk proses verifikasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Laporan dari pihak keluarga korban sudah kami terima. Seluruh laporan yang masuk tetap kami data untuk kemudian disinkronisasi dengan data DVI guna memastikan apakah masih ada korban yang belum terdata," kata Arman, Senin (10/8/2026).
Meskipun Operasi SAR gabungan telah resmi dibubarkan, Arman memastikan penyisiran tetap berjalan melalui patroli rutin. Ditpolairud menyiagakan dua unit kapal untuk menyisir kawasan pesisir hingga radius 3 mil dari daratan di perairan Sumenep.
Polda Jatim juga tetap membuka posko pengaduan orang hilang di Mako Ditpolairud Polda Jatim bagi keluarga atau kerabat korban KMP Mutiara Sentosa 2 yang ingin melapor.
"Masyarakat atau pihak keluarga yang hendak melapor diimbau membawa dokumen pelengkap, seperti tiket resmi, foto terakhir, serta data riwayat korban," ujar Arman.
