PT Atosim Lampung Pelayaran menyampaikan permohonan maaf kepada para korban dan keluarga terdampak insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Madura. Perusahaan itu akan menjadikan peristiwa kebakaran itu sebagai pelajaran.
"Kami atas nama perusahaan pelayaran PT Atosim Lampung Pelayaran mengucapkan turut berduka cita atas kejadian ini. Ini menjadi pelajaran buat kami," kata Direktur Operasi dan Komersial PT Atosim Lampung Pelayaran, Asep Suparman kepada wartawan usai konferensi pers di Gapura Surya Nusantara, Selasa (4/8).
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas musibah yang terjadi serta memastikan seluruh korban jiwa maupun kendaraan telah diasuransikan oleh perusahaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terkait dengan korban maupun kendaraan, korban jiwa dari manajemen sudah mengasuransikan itu. Sekali lagi, kami sampaikan permohonan maaf," ujarnya.
Meski demikian, Asep belum bersedia menyampaikan dugaan penyebab kebakaran KM Mutiara Sentosa II. Ia menegaskan bahwa perusahaan masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Sudah berlangsung dari KNKT sejak kemarin. Kami tunggu hasilnya. Kami belum bisa menduga. Lebih baik menunggu hasilnya" ucapnya.
KMP Mutiara Sentosa 2 terbakar saat berlayar dari Surabaya menuju Makassar di perairan utara Pulau Madura pada Minggu (2/8/2026).
Insiden itu sempat memunculkan perbedaan data jumlah penumpang antara manifes dan kondisi di lapangan, sehingga Kementerian Perhubungan bersama Basarnas, KSOP, operator kapal, dan pihak terkait melakukan proses verifikasi.
Wamenhub juga memastikan bahwa posko pengaduan untuk memastikan seluruh penumpang terdata serta mengakomodasi laporan dari keluarga yang masih mencari informasi mengenai korban.
