Masih Ada 4 Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 yang Hilang

Masih Ada 4 Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 yang Hilang

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Jumat, 07 Agu 2026 17:30 WIB
Kepala Cabang PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) Surabaya, Ferdinand Pondang
Kepala Cabang PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) Surabaya, Ferdinand Pondang. (Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim)
Surabaya -

PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) mengakui masih ada empat penumpang KM Mutiara Sentosa 2 yang belum ditemukan. Meski operasi pencarian resmi telah dihentikan, perusahaan mengaku telah mengajukan permohonan agar proses pencarian tetap dilanjutkan.

Kepala Kantor Cabang PT ALP Surabaya Ferdinan Pondang mengatakan, hingga saat ini masih terdapat empat orang yang dinyatakan hilang. Sementara itu, operasi pencarian yang dilakukan Tim SAR Surabaya dan Basarnas telah berakhir.

"Nggih (Iya), 4 orang (penumpang belum ditemukan)," kata Ferdinan kepada awak media, Jumat (7/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ferdinan menegaskan, pihaknya tidak tinggal diam. PT ALP, kata dia, telah mengirimkan surat kepada KSOP Tanjung Perak agar pencarian terhadap empat penumpang tersebut tetap dilanjutkan bersama Basarnas.

"Cuma saya sudah bersurat ke KSOP untuk dilanjutkan dilanjutkan pencarian di sana sama tim Basarnas. Nah, prosesnya itu aja," bebernya.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, pemeriksaan terhadap pihak PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP), operator KM Mutiara Sentosa 2, telah berlangsung sejak Selasa (4/8/2026). Namun, hingga kini belum ada hasil pemeriksaan yang diumumkan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Perak.

Kepala Kantor Cabang PT ALP Surabaya, Ferdinan Pondang, membenarkan bahwa dirinya telah menjalani pemeriksaan selama tiga hari berturut-turut. Berdasarkan pantauan detikJatim, pada Kamis (6/8/2026) Ferdinan memasuki kantor KSOP Tanjung Perak sekitar pukul 15.00 WIB dan baru keluar sekitar pukul 19.30 WIB.

Usai pemeriksaan, Ferdinan berusaha menghindari awak media dan enggan dimintai keterangan terkait proses pemeriksaan. Namun, ia membenarkan telah diperiksa oleh KSOP Tanjung Perak sejak Selasa (4/8/2026) lalu.

"Masih proses pemeriksaan, dari hari Selasa (4/8/2026) saya proses pemeriksaan itu," kata Ferdinan kepada awak media, Kamis (6/8/2026).

Ferdinan menjelaskan alasan dirinya enggan menyampaikan detail perkembangan pemeriksaan dan penanganan kasus. Ia berdalih seluruh hal telah disampaikan oleh Basarnas dan Direktur Operasi PT ALP saat konferensi pers.

"Bukannya saya enggak mau atau apapun saya mohon maaf karena sudah disampaikan juga sama Kabasarnas kan sama Dir Operasi kita kan gitu loh. Ya itu sampai sekarang (pemeriksaan), proses semuanya," ujarnya.

Ketika disinggung terkait penumpang yang belum ditemukan kendati telah membeli tiket resmi namun tak masuk dalam manifes, Ferdinan menyatakan juga masih mencari informasi terkait hal itu.

"Nah, itu kita masih cari tahu," tuturnya lalu meninggalkan awak media di KSOP Tanjung Perak.

Sementara itu, pihak KSOP Tanjung Perak belum memberikan pernyataan terkait hasil pemeriksaan tersebut secara langsung. Pihak KSOP Tanjung Perak justru memberikan siaran resmi melalui pesan WhatsApp terkait komitmen mereka dalam menangani insiden itu, serta memastikan masih berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait.

Sebelumnya, KM Mutiara Sentosa 2, kapal penumpang rute Surabaya-Makassar, terbakar di perairan utara Madura pada Senin (3/8/2026) pagi. Api diperkirakan mulai muncul sekitar pukul 06.00-07.00 WIB, di sekitar 19 mil laut sebelah utara Pulau Sapudi, Sumenep. Laporan kejadian diterima Kantor SAR Surabaya dari Syahbandar Tanjung Perak sekitar pukul 08.24 WIB dan dikonfirmasi PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) selaku pemilik kapal pada pukul 08.25 WIB.



(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads