Tiga orang dalam satu keluarga mengalami luka bakar akibat kebakaran warung dan rumah di Desa Pagergunung Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. 2 orang telah dipulangkan, sementara satu korban masih dirawat di Rumah Sakit.
"Benar dua orang korban sudah diperbolehkan pulang. Sedangkan 1 orang korban perempuan masih dirawat di ruangan khusus," terang Kabid Pelayanan Medis RS Wava Husada Kesamben, dr Harfan Amsura kepada wartawan, Rabu (5/8/2026).
Harfan menyebut korban atas nama SKT (73) masih dirawat di ruangan khusus atau steril. Hal itu dilakukan untuk menghindari kemungkinan infeksi sekunder terhadap luka pada korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk saat ini korban dirawat di ruang khusus, yang steril untuk menghindari kemungkinan terjadi infeksi sekunder. Kondisi parsial lukanya sekitar 14,5 persen," katanya.
Adapun luka bakar yang dialami korban yakni pada bagian tertentu tubuh korban. Diantara yakni di sebagian wajah bawah, leher, dan lengan kanan bagian atas hingga bawah.
Sementara 2 korban yang telah dipulangkan setelah mendapat perawatan pada luka bakar kurang dari 1 persen, di telapak tangan.
Harfan mengatakan korban SKT dalam keadaan sadar dan baik. Korban masih dalam pengawasan dokter spesialis. Selanjutnya akan dilakukan perawatan sesuai dengan kondisinya.
"Saat ini pasien dalam kondisi sadar, untuk kepulangannya menunggu evaluasi. Kemungkinan setelah 2 hari dirawat inap, karena luka bakar biasanya ada proses pembekakan dan sebagainya. Tapi kembali lagi nanti tergantung analisa dokter," tandasnya.
Sebelumnya, rumah dan warung milik AMD (85) di Desa Pagergunung, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar terbakar hebat, Rabu (5/8) pagi. Akibatnya, tiga orang dilarikan ke rumah sakit usai mengalami luka akibat kebakaran tersebut.
